EMPAT LAWANG — Sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak selalu dilakukan lewat pertemuan formal. Di Empat Lawang, Sumatera Selatan, polisi memanfaatkan kemeriahan HUT ke-81 Republik Indonesia untuk mengajak masyarakat menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Pendekatan tersebut dilakukan jajaran Polsek Tebing Tinggi melalui kegiatan yang dekat dengan keseharian masyarakat. Personel kepolisian menyelipkan edukasi mengenai bahaya Karhutla sekaligus sejumlah pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tengah suasana perayaan kemerdekaan.
Warga Diingatkan Jangan Buka Lahan dengan Membakar
Kapolsek Tebing Tinggi Kompol Herman Akhiri menegaskan keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah terjadinya Karhutla. Karena itu, warga terus diingatkan agar tidak menggunakan api untuk membuka maupun membersihkan lahan.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Mari bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya Karhutla demi keamanan dan kenyamanan kita bersama," ujar Herman.
Edukasi Langsung dari Bhabinkamtibmas
Personel Polsek Tebing Tinggi dan Bhabinkamtibmas turun langsung memberikan edukasi kepada warga. Warga diberikan pemahaman mengenai risiko penggunaan api untuk membersihkan lahan.
Kebakaran yang tidak terkendali dapat menimbulkan dampak lebih luas, mulai dari kerusakan lingkungan hingga mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat. Dengan membawa edukasi tersebut ke tengah kegiatan warga, kepolisian berharap upaya pencegahan dapat dimulai dari tingkat komunitas.