Pencarian

Empat Lawang Klaim Zona Aman Karhutla, Sekda: Sekolah dan Kantor Tetap Beroperasi Normal

Senin, 24 Agustus 2026 • 18:02:02 WIB
Empat Lawang Klaim Zona Aman Karhutla, Sekda: Sekolah dan Kantor Tetap Beroperasi Normal
Sekda Empat Lawang, Fauzan Khoiri, memastikan aktivitas sekolah dan perkantoran tetap beroperasi normal meski wilayahnya diselimuti kabut asap tipis.

EMPAT LAWANG — Pemerintah Kabupaten Empat Lawang memastikan wilayahnya masih aman dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meski cuaca mulai diselimuti kabut asap tipis. Sekretaris Daerah (Sekda) Empat Lawang, Fauzan Khoiri, menyatakan aktivitas sekolah dan perkantoran di wilayah itu berjalan normal seperti biasa.

"Empat Lawang masih dalam kategori aman Karhutla sehingga aktivitas sekolah dan perkantoran masih berjalan seperti biasa," ujarnya, Senin (24/8/2026).

Meski mengklaim aman, pemerintah daerah tidak tinggal diam. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) telah disiagakan untuk merespons cepat jika muncul titik api di lapangan.

Dua Titik Kebakaran Sempat Terjadi, Api Cepat Dipadamkan

Klaim aman tersebut bukan tanpa catatan. Sebelumnya, dua kejadian karhutla sempat muncul di wilayah Empat Lawang. Pertama, kebakaran melanda lahan sawit seluas sekitar 2 hektare. Kedua, lahan ilalang di dekat pemukiman warga di Jalan Poros ikut terbakar.

Beruntung, api di kedua lokasi tersebut berhasil dipadamkan dalam waktu singkat sehingga tidak sempat meluas ke area permukiman atau kawasan hutan yang lebih besar.

Polres Empat Lawang Ingatkan Larangan Membakar Lahan

Kapolres Empat Lawang, AKBP Abdul Aziz Septiadi, mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar. Kebiasaan ini dinilai berisiko memicu kebakaran yang sulit dikendalikan, terutama saat cuaca panas dan lahan dalam kondisi mudah terbakar.

"Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Api yang tidak terkendali dapat merusak hutan, mencemari udara, mengancam kesehatan, serta membahayakan keselamatan masyarakat," tegasnya.

Pencegahan Karhutla Jadi Tanggung Jawab Bersama

Kapolres menegaskan upaya pencegahan karhutla tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat atau pemerintah. Dibutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat untuk menjaga wilayahnya masing-masing.

Kesadaran warga untuk tidak membakar lahan menjadi langkah kunci. Selain merusak kawasan hutan dan lahan, karhutla juga berpotensi menimbulkan asap yang mengganggu kualitas udara serta berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat. Kebakaran yang meluas bahkan bisa mengancam permukiman dan aktivitas warga.

Masyarakat diminta segera melaporkan jika menemukan titik api atau indikasi kebakaran agar bisa ditangani sedini mungkin. Kapolres mengajak seluruh warga menjadikan pencegahan karhutla sebagai gerakan bersama demi menjaga kelestarian lingkungan dan keamanan wilayah.

"Stop Karhutla. Jaga alam, jaga kehidupan. Bersama cegah Karhutla demi Empat Lawang yang aman dan lestari," tutupnya.

Follow sumseloke.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: relung.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks