Pencarian

The Grand Tour Season 7 Siap Tayang 4 September, Tiga Pembawa Baru Bawa Pagani Utopia dan Jet Tempur

Kamis, 20 Agustus 2026 • 14:10:13 WIB
The Grand Tour Season 7 Siap Tayang 4 September, Tiga Pembawa Baru Bawa Pagani Utopia dan Jet Tempur
Trailer resmi The Grand Tour musim ketujuh menampilkan tiga pembawa baru bersama Pagani Utopia dan jet tempur.

SUMATERA SELATAN — Amazon Prime Video akhirnya buka kartu untuk masa depan The Grand Tour. Trailer resmi musim ketujuh yang dirilis pekan ini mengonfirmasi arah baru acara yang dulu dibesarkan Jeremy Clarkson, Richard Hammond, dan James May. Kini kursi pembawa diisi oleh duo Throttle House, James Engelsman dan Thomas Holland, ditambah Francis Bourgeois, bintang TikTok asal Inggris yang terkenal dengan video trainspotting ala POV.

Enam Episode Langsung Rilis, Kombinasi Mobil Mahal dan Murah

Musim ketujuh ini akan tayang perdana pada 4 September mendatang. Amazon memutuskan merilis keenam episode sekaligus, berbeda dari pola rilis mingguan yang umum dipakai layanan streaming. Keputusan ini memberi sinyal bahwa pihak platform percaya diri dengan daya tarik musim perdananya bersama pembawa baru.

Trailer yang beredar memperlihatkan beragam kendaraan yang kontras. Ada Pagani Utopia, Mercedes-Benz CLK-Class convertible, mobil drift, dan bahkan jet tempur dalam satu frame. Formula lama yang mengombinasikan mobil mahal, mobil murah yang diejek, dan tugas perjalanan konyol dari produser Andy Wilman tetap dipertahankan.

Kimia Antar Pembawa Jadi Penentu Utama

Keberhasilan musim ini tidak hanya bergantung pada daftar mobil yang tampil. Andy Wilman, produser yang juga arsitek format The Grand Tour sejak era Top Gear, kembali menyusun skenario perjalanan absurd untuk ketiga pembawa. Namun faktor yang lebih sulit dikendalikan adalah bagaimana Engelsman, Holland, dan Bourgeois membangun dinamika di depan kamera.

Engelsman dan Holland sebenarnya sudah punya basis penggemar besar lewat kanal YouTube Throttle House. Ulasan mobil, obrolan santai di depan perapian, dan video petualangan mereka sudah dinikmati jutaan penonton. Pertanyaannya kini sederhana: apakah kehadiran Bourgeois akan memperkaya duo ini atau justru mengganggu ritme yang sudah terbentuk?

Bourgeois sendiri dikenal dengan gaya trainspotting yang tenang dan antusiasme tulus terhadap kereta api. Karakternya yang kontras dengan dua pembawa lain justru berpotensi menjadi bumbu segar. Sepanjang trailer, momen-momen konyol dan saling ejek terlihat mengalir natural, tanda bahwa chemistry di antara mereka mungkin sudah terbentuk sejak proses syuting.

Warisan Format Lama yang Tetap Dipertahankan

Trailer ini juga menegaskan bahwa The Grand Tour versi baru tidak mencoba mengubah formula yang sudah terbukti. Gag, keisengan, pemandangan indah, dan tugas perjalanan yang tidak masuk akal tetap menjadi tulang punggung acara. Yang berubah hanyalah wajah-wajah di depannya.

Bagi penggemar setia yang sempat khawatir acara ini kehilangan jati diri setelah kepergian trio lama, trailer ini memberi sedikit kelegaan. Format yang sama dengan wajah baru memang selalu berisiko, tapi setidaknya Amazon memilih pembawa yang punya rekam jejak di dunia otomotif digital, bukan sekadar wajah populer tanpa kredibilitas.

Pertanyaan terbesar yang tersisa: akankah penonton lama mau memberi kesempatan pada wajah-wajah baru ini? Jawabannya akan mulai terlihat pekan pertama September, saat keenam episode dirilis serentak dan penonton global mulai menilai sendiri.

Follow sumseloke.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: caranddriver.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks