Pencarian

Dinkes Palembang Imbau Warga Pakai Masker di Luar Rumah, 94.964 Kasus ISPA Terjadi Sepanjang 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 • 15:40:31 WIB
Dinkes Palembang Imbau Warga Pakai Masker di Luar Rumah, 94.964 Kasus ISPA Terjadi Sepanjang 2026
Warga mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (22/8/2026), menyusul imbauan Dinkes terkait kabut asap.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang meminta warga menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan karena kualitas udara di ibu kota Sumatera Selatan itu berada di level tidak sehat akibat kabut asap kebakaran lahan. Imbauan ini disampaikan di tengah melonjaknya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang mencapai 94.964 kasus sepanjang Januari hingga Juli 2026.

PALEMBANG — Kabut asap akibat kebakaran lahan di sejumlah daerah Sumatera Selatan mulai mengganggu kualitas udara di Kota Palembang. Kepala Dinkes Kota Palembang, Fenty Aprina, menyebut kondisi ini harus diwaspadai bersama karena masuk kategori tidak sehat.

Fenty mengatakan, penggunaan masker menjadi langkah utama yang disarankan bagi warga, terutama saat beraktivitas di luar rumah. Hal ini penting untuk mencegah gangguan kesehatan yang dipicu paparan asap, khususnya yang berasal dari lahan gambut yang terbakar.

ISPA Menyerang Semua Kelompok Usia

Fenty menjelaskan, asap dari kebakaran lahan gambut dapat memicu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan berbagai masalah kesehatan lainnya. Penyakit ini tidak pandang bulu, menyerang semua kelompok usia.

"ISPA menjangkit masyarakat semua kelompok usia mulai dari anak-anak, dewasa hingga lansia sehingga harus diwaspadai bersama," ujarnya di Palembang, Sabtu (22/8).

Data Dinkes Kota Palembang mencatat, selama Januari hingga Juli 2026, sudah ada 94.964 kasus ISPA yang ditangani. Kendati angkanya tinggi, Fenty memastikan tidak ada pasien yang meninggal dunia akibat penyakit tersebut.

Langkah Lindungi Diri dari Kabut Asap

Pihaknya gencar memberikan imbauan kepada warga agar memakai masker, terutama jika kondisi kabut asap sudah melampaui ambang batas secara terus-menerus tanpa fluktuatif. Selain memakai masker, masyarakat diminta menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Menjaga kebersihan tangan dengan rutin mencuci pakai sabun dan memperbanyak minum air putih menjadi langkah sederhana yang disarankan, khususnya bagi anak-anak yang lebih rentan terhadap gangguan pernapasan.

Dinkes Kota Palembang berupaya melindungi warga kota dari dampak buruk kabut asap yang terjadi pada musim kemarau tahun ini. Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk kewaspadaan dini terhadap bencana asap yang kerap melanda wilayah Sumatera Selatan.

Follow sumseloke.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumsel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks