Pencarian

Kapolda Sumsel Perkuat Mitigasi Karhutla saat Musim Kemarau, Instruksikan Verifikasi Titik Panas hingga Cek Embung

Sabtu, 22 Agustus 2026 • 14:44:31 WIB
Kapolda Sumsel Perkuat Mitigasi Karhutla saat Musim Kemarau, Instruksikan Verifikasi Titik Panas hingga Cek Embung
Kapolda Sumsel memerintahkan jajaran Polres memperketat mitigasi karhutla saat musim kemarau.

PALEMBANG — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho memerintahkan seluruh Polres jajaran untuk memperketat mitigasi kebakaran hutan dan lahan. Instruksi ini dikeluarkan sebagai respons atas meningkatnya potensi kebakaran akibat cuaca kering yang melanda sejumlah wilayah, Jumat (21/8/2026).

Arahan tersebut disampaikan dalam evaluasi penanganan Karhutla bersama Wakapolri melalui sambungan video. Kapolda menegaskan bahwa penanganan kebakaran tidak boleh hanya berfokus pada pemadaman setelah api membesar, melainkan harus dimulai dari pencegahan sejak dini.

Verifikasi Titik Panas dan Kesiapan Sarana Air

Kapolda meminta setiap informasi titik panas yang terpantau melalui sistem SiPongi maupun Lancang Kuning segera diteruskan ke command center masing-masing Polres. Informasi tersebut wajib diverifikasi dan ditindaklanjuti oleh tim satuan tugas yang telah dibentuk di lapangan.

“Memang titik api tidak bisa kita tolak, tetapi bisa kita cegah dan kita mitigasi. Upaya-upaya yang dilaksanakan selama ini sudah berjalan cukup bagus, tinggal dijaga dan ditingkatkan pelaksanaannya,” tegas Irjen Pol Sandi Nugroho.

Selain memverifikasi titik panas, jajaran diminta mengecek kembali kondisi embung, sekat kanal, sumber air, serta ketersediaan sumur bor. Langkah ini dinilai krusial untuk mendukung proses pemadaman apabila kebakaran terjadi.

Penurunan Muka Air Sungai Musi Jadi Alarm

Kewaspadaan meningkat setelah sejumlah indikator kekeringan mulai terlihat. Permukaan Sungai Musi disebut telah turun sekitar dua meter, sementara wilayah Sumatera Selatan hampir satu bulan tidak diguyur hujan. Kondisi ini membuat lahan gambut dan vegetasi kering menjadi sangat mudah terbakar.

“Langkah konkret apabila ada titik api itu yang perlu kita jadikan tolok ukur. Tim yang sudah dibentuk harus segera merespons dan menindaklanjuti,” ujarnya.

Operasi Modifikasi Cuaca dan Dukungan Udara

Pada tingkat provinsi, penanganan Karhutla dilakukan melalui Satgas terpadu yang melibatkan Pemprov Sumatera Selatan, TNI-Polri, dan instansi terkait. Kapolda Sumsel bertindak sebagai Wakil Ketua Satgas, sementara Pangdam II/Sriwijaya menjadi Ketua Satgas.

Polda Sumsel juga telah menjalankan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan total 43 sorti penerbangan. Dalam dialog dengan Wakapolri, Kapolda menyampaikan perlunya dukungan lanjutan untuk OMC serta sarana udara guna mempercepat verifikasi di wilayah yang sulit dijangkau jalur darat.

Wakapolri mengapresiasi pola penanganan yang diterapkan Polda Sumsel karena dinilai mencakup upaya pencegahan hingga penanganan dari hulu ke hilir. Mabes Polri berkomitmen mengomunikasikan kebutuhan dukungan helikopter dan operasi modifikasi cuaca untuk Sumatera Selatan.

Sinergi Lintas Instansi Kunci Cegah Karhutla

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya menambahkan, penguatan mitigasi merupakan bagian penting untuk menekan risiko kebakaran. Menurutnya, keberhasilan penanganan tidak hanya ditentukan kemampuan pemadaman, tetapi juga kecepatan mendeteksi potensi kebakaran dan kesiapan personel.

“Pencegahan harus dilakukan sejak dini. Setiap informasi hotspot harus segera diverifikasi dan ditindaklanjuti di lapangan. Sinergi seluruh unsur menjadi kunci agar potensi Karhutla dapat ditekan dan dampaknya terhadap masyarakat maupun lingkungan dapat diminimalkan,” kata Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.

Kapolda memastikan Polda Sumsel siap mengirim personel tambahan ke satuan kewilayahan yang membutuhkan, khususnya jika muncul titik panas baru. “Kalau memang ada, kita jangan mundur. Sama-sama kita tindak lanjuti. Jangan pernah lelah untuk tetap berupaya semaksimal mungkin, karena upaya tidak akan menipu hasil,” pesannya.

Follow sumseloke.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: relung.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks