Pencarian

Polres OKU dan Damkar Padamkan Karhutla 2 Hektare di Desa Laya Baturaja Barat, Api Sempat Ancam Permukiman

Kamis, 17 September 2026 • 10:26:01 WIB
Polres OKU dan Damkar Padamkan Karhutla 2 Hektare di Desa Laya Baturaja Barat, Api Sempat Ancam Permukiman

Personel Polres Ogan Komering Ulu bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan setempat memadamkan kebakaran lahan kosong seluas 2 hektare di kawasan Desa Laya, Kecamatan Baturaja Barat, Sumatera Selatan. Api yang diduga berasal dari puntung rokok dibuang sembarangan itu sempat mengancam permukiman warga yang berjarak hanya beberapa ratus meter dari titik kebakaran. Petugas masih melakukan pendinginan di lokasi untuk mencegah munculnya kembali titik api.

BATURAJA — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lahan kosong kawasan Desa Laya, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu, berhasil dipadamkan personel Polres OKU bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) setempat. Peristiwa itu terjadi sore sekitar pukul 16.00 WIB dan api baru bisa dijinakkan setelah dua mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 17.30 WIB.

Kapolres OKU AKBP Helmy Tamaela menyebut luas lahan yang terbakar mencapai 2 hektare. Pihaknya menerjunkan personel dari Polsek Baturaja Barat setelah menerima laporan dari masyarakat.

Puntung Rokok Diduga Jadi Pemicu Titik Api

Helmy menduga kebakaran dipicu puntung rokok yang dibuang warga di sembarang tempat. "Peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi sore tadi sekitar pukul 16.00 WIB," kata Helmy dalam keterangan tertulis yang diterima di Palembang, Rabu.

Menurutnya, kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan menjadi salah satu penyebab utama karhutla di wilayah itu, terutama saat musim kemarau. Ia meminta warga lebih berhati-hati karena percikan api kecil bisa dengan cepat membesar di lahan kering.

"Luas lahan yang terbakar mencapai 2 hektare," ujarnya.

Permukiman Warga Hanya Berjarak Ratusan Meter dari Lokasi

Petugas gabungan berjibaku memadamkan api agar tidak menyebar ke permukiman penduduk. Jarak permukiman dengan titik kebakaran hanya beberapa ratus meter, sehingga penanganan harus dilakukan cepat sebelum api meluas.

Dua mobil pemadam kebakaran milik DPKP OKU dikerahkan ke lokasi. Setelah api padam, petugas tetap berada di lapangan untuk melakukan pendinginan guna mencegah munculnya kembali titik api.

"Saat ini petugas masih di lapangan untuk melakukan pendinginan lokasi karhutla guna mencegah munculnya kembali titik api," kata Helmy.

Polisi Imbau Warga Tak Buka Lahan dengan Cara Dibakar

Helmy mengimbau masyarakat tidak membuang puntung rokok di sembarang tempat, terutama selama musim kemarau. Ia juga mengingatkan larangan membuka lahan dengan cara dibakar.

"Apalagi membuka lahan dengan cara dibakar karena akan ada sangsi tegas bagi setiap pelakunya," katanya.

Polres OKU bersama DPKP setempat masih bersiaga di lokasi untuk memastikan tidak ada titik api susulan. Warga diminta segera melapor ke pihak berwenang jika melihat kepulan asap atau api di lahan kosong sekitar permukiman.

Follow sumseloke.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumsel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks