Herman Deru menyoroti kelangkaan jenis kayu khas Sumsel—jelutung, merawan, hingga merbau—yang dulu mudah ditemukan di pedesaan. Menurutnya, penyusutan kawasan hutan alami menjadi penyebab utama.
Teknologi Kurangi Penebangan Kayu
Gubernur menilai kemajuan teknologi membantu menekan penggunaan kayu dalam pembangunan. Material alternatif seperti rangka baja ringan, kusen aluminium, dan aluminium composite panel (ACP) disebut sebagai solusi konkret mengurangi penebangan pohon.
"Dulu hampir semua bangunan memakai kayu. Sekarang banyak alternatif. Ini kemajuan teknologi yang membantu menjaga hutan," ujarnya di hadapan mahasiswa dan civitas akademika.
Lahan Gambut Luas dan Ancaman Karhutla
Herman Deru mengingatkan Sumsel memiliki wilayah gambut sangat luas yang rentan kebakaran hutan dan lahan. Ia menyebut sebagian besar kebakaran dipicu kelalaian manusia saat beraktivitas di kawasan hutan maupun lahan terbuka.
Gubernur menyinggung pengalaman ketika kabut asap kebakaran hutan Sumsel sempat menjadi sorotan negara tetangga, seperti Singapura dan Malaysia. Ia berharap peristiwa serupa tidak terulang.
Festival Kehutanan Tingkatkan Literasi Lingkungan
Menurut Herman Deru, Festival Kehutanan menjadi momentum penting meningkatkan literasi lingkungan di kalangan generasi muda. Meski penanaman pohon dilakukan secara simbolis, ia optimistis semangat mahasiswa akan terus tumbuh menjadikan lingkungan kampus sebagai kawasan hijau dan paru-paru kota.
Gubernur juga menyoroti perubahan iklim yang kian tidak menentu. "Sekarang iklim sudah anomali. Hampir Juni tapi masih hujan. Ini harus menjadi perhatian kita bersama," katanya.
Kampus Jadi Pusat Edukasi Pelestarian Alam
Herman Deru menegaskan pentingnya peran akademisi dan mahasiswa dalam membangun kesadaran lingkungan. Ia berharap kampus dapat menjadi pusat edukasi sekaligus penggerak perubahan dalam upaya pelestarian alam di Sumsel.
Festival Kehutanan yang digelar di Kampus UIN Raden Fatah Palembang mengusung semangat pelestarian melalui edukasi, penanaman pohon, dan kampanye menjaga hutan. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Provinsi Sumsel.
Kepala Dinas Kehutanan Sumsel Koimuddin mengatakan kegiatan juga ditandai penanaman pohon di kawasan kampus serta pameran kehutanan. Rektor UIN Raden Fatah Palembang Adil Jamil menyambut baik kegiatan tersebut karena sejalan dengan upaya kampus mewujudkan lingkungan pendidikan yang hijau dan asri.