SUMATERA SELATAN — Kabar soal insentif kendaraan listrik roda dua kembali mencuat setelah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut dua merek yang bakal menerima subsidi, yaitu Alva dan Gesits. Skema pastinya memang masih dimatangkan, tapi Menteri Keuangan sudah memberikan gambaran nominalnya: Rp 3 juta untuk setiap unit motor listrik.
Dengan target satu juta unit, pemerintah menyiapkan total anggaran Rp 3 triliun. Program ini merupakan kelanjutan dari skema yang disampaikan Presiden Prabowo saat peluncuran Motor Listrik Nasional (MoLinas), di mana Alva dan Gesits ikut tampil sebagai peserta utama.
Kenapa Baru Dua Merek Ini yang Dapat Insentif?
Faktor utamanya adalah tingkat komponen dalam negeri (TKDN). Alva dan Gesits sudah terbukti merakit motor listriknya di Indonesia, bukan sekadar impor utuh.
Pabrik Alva berdiri di atas lahan 17 ribu meter persegi dengan klaim sudah menerapkan konsep industri 4.0. Sementara itu, Gesits diproduksi oleh PT WIKA Industri Manufaktur (WIMA) di Cileungsi, Bogor, dengan kapasitas produksi mencapai 50 ribu unit per tahun.
Simulasi Harga Alva Setelah Dipotong Subsidi Rp 3 Juta
Semua varian Alva saat ini dibanderol di atas Rp 30 juta. Setelah dipangkas insentif, harganya turun ke kisaran Rp 28–45 juta tergantung tipe.
- Alva Cervo: Rp 35,75 juta ? Rp 32,75 juta
- Alva Cervo X: Rp 32,9 juta ? Rp 29,9 juta
- Alva Cervo Q: Rp 48 juta ? Rp 45 juta
- Alva N3 Next Gen: Rp 31,5 juta ? Rp 28,5 juta
- Alva One XP: Rp 31,5 juta ? Rp 28,5 juta
Simulasi Harga Gesits Setelah Dipotong Subsidi Rp 3 Juta
Gesits punya rentang harga sedikit lebih rendah. Varian termurahnya bahkan bisa menyentuh angka Rp 20,9 juta setelah subsidi.
- Gesits G1: Rp 28,27 juta ? Rp 25,27 juta
- Gesits GV1 Standard Range: Rp 23,956 juta ? Rp 20,956 juta
- Gesits GV1 Long Range: Rp 29,9 juta ? Rp 26,9 juta
- Gesits Raya: Rp 26,5 juta ? Rp 23,5 juta
Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli
Simulasi di atas sifatnya tidak mengikat. Harga resmi baru akan diketahui saat pengumuman pemerintah, yang rencananya berjalan pada September 2026.
Perlu dicatat juga, meski sudah dapat insentif, harga motor listrik ini masih lebih mahal dari skutik bensin entry-level yang bisa didapat di bawah Rp 20 juta. Selisihnya bisa dianggap sebagai biaya awal untuk teknologi baterai dan biaya operasional harian yang lebih rendah.
Untuk konsumen yang commute hariannya di bawah 50 km dan punya akses charging di rumah, motor listrik seperti Alva Cervo X atau Gesits GV1 Standard Range mulai terlihat menarik secara ekonomi. Tapi kalau jarak tempuh harianmu jauh atau infrastruktur charging di sekitarmu minim, ada baiknya menunggu detail skema insentif dan paket baterai yang ditawarkan dealer.