PALEMBANG — Ribuan aparatur sipil negara (ASN) dan pelajar memadati lapangan upacara Jakabaring Sport City (JSC) pada peringatan detik-detik Proklamasi, Senin (17/8/2026). Nuansa kebangsaan terasa kuat melalui beragam pakaian adat Nusantara yang dikenakan para asisten, staf ahli, hingga kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Palembang.
Upacara berjalan khidmat dan lancar. Namun bagi Ratu Dewa, esensi peringatan tahun ini jauh lebih dalam dari sekadar pengibaran bendera.
Kemerdekaan Bukan Sekadar Seremoni
Ratu Dewa menegaskan bahwa kemerdekaan adalah tanggung jawab bersama untuk melanjutkan pembangunan. Semangat itu harus diterjemahkan dalam aksi nyata yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
"Kemerdekaan bukan hanya penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan, tetapi juga tanggung jawab kita bersama untuk melanjutkan pembangunan dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya di sela upacara.
Tema peringatan tahun ini, "Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur", menjadi pengingat akan kompleksitas tantangan pembangunan. Pemerintah daerah, generasi muda, dan seluruh pemangku kepentingan diminta memperkuat kolaborasi agar program pembangunan berjalan efektif.
Adaptasi Teknologi dan Evaluasi Program
Di tengah derasnya arus teknologi informasi, Ratu Dewa mengingatkan aparatur untuk tidak tertinggal. Kemampuan beradaptasi menjadi kunci agar setiap program yang dijalankan pemerintah benar-benar menghasilkan output yang terukur.
"Setiap program dan kegiatan harus memiliki ukuran yang jelas. Kita harus terus melakukan refleksi dan evaluasi secara berkala agar apa yang kita kerjakan benar-benar memberikan manfaat," kata dia.
Instruksi tersebut disampaikan untuk memastikan kebijakan pembangunan ke depan semakin terarah dan tepat sasaran. Evaluasi berkala dinilai krusial untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat Palembang.
Introspeksi dan Penguatan Kolaborasi
Momentum kemerdekaan juga dimanfaatkan Ratu Dewa untuk mengajak jajarannya melakukan introspeksi diri. Langkah ini diperlukan untuk memetakan capaian dan kekurangan selama ini.
"Semangat kemerdekaan harus kita jadikan momentum untuk introspeksi. Apa yang sudah kita lakukan harus dievaluasi, sehingga ke depan kita dapat mengambil langkah yang lebih tepat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat," tegasnya.
Pemerintah Kota Palembang berkomitmen menjadikan peringatan tahunan ini sebagai penguat sinergi. Pembangunan berkelanjutan yang berorientasi pada kemajuan dan peningkatan kesejahteraan warga menjadi prioritas utama ke depan.