Pencarian

Pemkab OKU Kurban 12 Sapi untuk 12 Kecamatan, Daging Disalurkan ke Rumah Warga Miskin dan Yatim

Kamis, 28 Mei 2026 • 13:30:01 WIB
Pemkab OKU Kurban 12 Sapi untuk 12 Kecamatan, Daging Disalurkan ke Rumah Warga Miskin dan Yatim
Pemkab OKU mendistribusikan 12 sapi kurban ke 12 kecamatan pada Idul Adha tahun ini.

BATURAJA — Pemkab OKU memastikan setiap kecamatan mendapat jatah satu ekor sapi kurban pada Idul Adha tahun ini. Bupati Teddy Meilwansyah menyebut total ada 12 ekor sapi yang disebar ke seluruh wilayah, dari pusat kota hingga desa terpencil.

Mengapa Pemkab OKU Memilih Salurkan Langsung ke Rumah Warga?

Bupati Teddy menegaskan bahwa daging kurban tidak dibagikan di masjid atau titik kumpul, melainkan diantar langsung ke rumah-rumah penerima. "Penyaluran daging kurban dilakukan secara merata ke sejumlah desa yang telah ditentukan, dengan melibatkan perangkat desa pengurus masjid dan panitia setempat agar pembagian berjalan tepat sasaran," ujarnya di Baturaja, Rabu.

Pola distribusi ini dipilih untuk memastikan bantuan benar-benar sampai ke tangan mereka yang paling membutuhkan. Penerima utama meliputi kaum dhuafa, yatim piatu, dan keluarga kurang mampu di masing-masing kecamatan.

Dari Mana Sumber Hewan Kurban?

Belasan sapi dengan bobot rata-rata 600 kilogram tersebut merupakan sumbangan dari BUMN dan BUMD yang beroperasi di Kabupaten OKU. Satu ekor sapi diserahkan secara simbolis kepada pengurus Masjid di Kecamatan Muara Jaya sebagai perwakilan.

Pemkab OKU melibatkan perangkat desa dan panitia setempat dalam proses pemotongan hingga distribusi. Bupati Teddy menekankan pentingnya menjaga syariat Islam serta standar kebersihan dan kesehatan pangan selama proses pengolahan daging.

Apa Makna Kurban di Mata Pemkab OKU?

"Momentum Idul Adha bukan hanya sekedar ibadah menyembelih hewan, melainkan wujud ketakwaan dan kepedulian terhadap sesama," kata Teddy.

Pemerintah daerah berharap kegiatan ini menjadi tradisi luhur yang terus dijaga. Semangat berkurban dan berbagi diharapkan tumbuh di setiap lapisan masyarakat, didukung sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh elemen warga OKU.

Bagaimana Dampaknya bagi Warga OKU?

Pembagian daging kurban ke pelosok desa ini menjadi salah satu program sosial keagamaan yang dinanti warga setiap tahun. Dengan jangkauan hingga 12 kecamatan, pemerintah daerah berupaya meringankan beban masyarakat kurang mampu sekaligus mempererat tali persaudaraan antarwarga.

Bupati Teddy mengingatkan agar proses pemotongan, pengolahan, hingga pembagian dilakukan dengan tetap memperhatikan syariat Islam serta standar kebersihan dan kesehatan pangan. Hal ini penting untuk menjaga kualitas daging yang diterima masyarakat.

Bagikan
Sumber: sumsel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks