PRABUMULIH — Pelantikan pengurus PMI Kota Prabumulih periode 2024-2029 digelar di Gedung Kesenian, beberapa waktu lalu. Prosesi ini menandai dimulainya masa bakti kepengurusan baru yang diharapkan mampu menggerakkan aksi kemanusiaan di kota tersebut.
Peran Strategis Dewan Kehormatan dan Ketua Terpilih
Hj Linda Apriana Arlan, yang sehari-hari menjabat sebagai Ketua TP PKK Kota Prabumulih, kini juga duduk di jajaran Dewan Kehormatan PMI. Kehadirannya diharapkan memperkuat sinergi antara organisasi kemanusiaan dengan program pemberdayaan masyarakat yang sudah berjalan.
Sementara itu, Djoko Listyano yang ditunjuk sebagai Ketua PMI Kota Prabumulih bukanlah wajah baru di organisasi ini. Ia sebelumnya telah aktif dalam berbagai kegiatan kepalangmerahan, termasuk dalam penanganan bencana dan pelayanan sosial di wilayah Sumatera Selatan.
Target Pengurus Baru: Perkuat Relawan dan Layanan Darah
Dalam sambutannya usai pelantikan, Djoko Listyano menyebutkan beberapa prioritas yang akan ia garap. Fokus utama adalah memperkuat kapasitas relawan di tingkat kelurahan serta memastikan ketersediaan stok darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI Prabumulih tetap terjaga.
“Kami akan melakukan konsolidasi internal dan menjalin kerja sama yang lebih erat dengan pemerintah kota serta pihak swasta. Tujuannya, agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih cepat dan tepat sasaran,” ujarnya.
Mengapa Pelantikan Ini Penting bagi Warga Prabumulih?
PMI memiliki peran vital di daerah, terutama saat terjadi bencana seperti banjir atau kebakaran yang kerap melanda permukiman padat di Prabumulih. Dengan kepengurusan yang baru, warga berharap respons kebencanaan bisa lebih sigap dan terorganisir.
Selain itu, keberadaan Hj Linda di Dewan Kehormatan juga dinilai strategis untuk menggalang partisipasi masyarakat, khususnya kaum ibu dan remaja, dalam kegiatan sosial kemanusiaan. Hal ini sejalan dengan program PKK yang sudah memiliki jaringan hingga ke tingkat RT dan RW.