Pencarian

Tim DVI Polda Sumsel Identifikasi 11 Korbaru Kecelakaan Bus ALS di Muratara, Total 14 Jenazah Terdata

Sabtu, 16 Mei 2026 • 12:01:07 WIB
Tim DVI Polda Sumsel Identifikasi 11 Korbaru Kecelakaan Bus ALS di Muratara, Total 14 Jenazah Terdata
Tim DVI Polda Sumsel menyelesaikan identifikasi 11 korban kecelakaan bus ALS di Muratara.

PALEMBANG — Kepastian identitas 11 korban tambahan kecelakaan Bus ALS di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) akhirnya diperoleh setelah tim forensik Polda Sumsel merampungkan serangkaian uji laboratorium DNA. Pengumuman resmi disampaikan pada Jumat (15/5/2026) sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan musibah tersebut.

Kepala Biro Laboratorium Kedokteran dan Kesehatan Pusdokkes Polri, Sumy Hastry Purwanty, menjelaskan bahwa proses identifikasi dilakukan melalui tahapan ilmiah ketat. “Seluruh pemeriksaan dilakukan melalui tahapan ilmiah mulai dari ekstraksi DNA, kuantifikasi, profiling hingga rekonsiliasi data ante mortem dan post mortem agar identitas korban benar-benar akurat,” ujarnya dalam keterangan resmi.

11 Nama Korban yang Berhasil Diidentifikasi

Pencocokan sampel DNA dari jenazah dengan sampel ante mortem dari keluarga biologis menjadi kunci utama dalam proses ini. Berikut daftar 11 korban yang identitasnya telah dipastikan:

  • Aldi Sulistiawan bin Anwarudin
  • Hj. Syamsiah Bachri binti Samaah
  • Zulpan Efendi bin Gusti
  • Agustina Maharani binti Kambali
  • Martoni bin Mardani
  • Aryanto bin Yasin
  • Klinton Wardana Marbun bin Dohar Saut Marbun
  • Bahrul Ulum
  • Syafruddin NST
  • Alif Supriyatin
  • Budiyanto

Proses Forensik Masih Berlanjut untuk 3 Jenazah Lain

Meski 14 jenazah sudah teridentifikasi, tim DVI mengaku masih memiliki pekerjaan rumah. Tiga jenazah lainnya kini tengah menjalani analisis laboratorium lanjutan. Tim forensik berjanji bekerja maksimal agar seluruh korban bisa segera dipulangkan ke keluarganya masing-masing.

Wakapolda Sumatera Selatan Rony Samtana menegaskan komitmen institusinya dalam penanganan musibah ini. “Kami memastikan seluruh tahapan penanganan korban dilakukan secara maksimal, mulai dari proses evakuasi, identifikasi, hingga pendampingan administrasi pemulangan jenazah kepada keluarga,” tegasnya.

Posko DVI Dibuka untuk Percepatan Identifikasi

Polda Sumsel juga membuka Posko DVI di RS Bhayangkara M Hasan bagi masyarakat yang masih mencari anggota keluarganya. Kabid Humas Polda Sumsel Nandang Mu’min Wijaya menekankan pentingnya keterbukaan informasi di tengah duka keluarga korban.

“Kami memastikan proses identifikasi berjalan akurat dan terbuka. Selain itu, Polda Sumsel juga terus memberikan pendampingan kepada keluarga korban selama proses pemulangan jenazah berlangsung,” ujarnya.

Kecelakaan maut di jalur Lintas Sumatera, Muratara, pada awal Mei lalu menjadi salah satu insiden paling memilukan di Sumsel tahun ini. Polda Sumsel mengimbau keluarga korban yang belum mendapatkan kepastian untuk segera berkoordinasi dengan posko DVI guna mempercepat proses identifikasi.

Bagikan
Sumber: viralsumsel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks