SUMATERA SELATAN — United Airlines meluncurkan pelacak daring untuk memeriksa ketersediaan Wi-Fi Starlink di penerbangan penumpang. Sekitar separuh penerbangan harian maskapai ini sudah dilengkapi internet satelit berkecepatan tinggi tersebut sejak diperkenalkan awal 2025. Pelacak ini menjawab keluhan penumpang saat terjadi pergantian armada mendadak.
Maskapai asal Amerika Serikat itu mengonfirmasi lebih dari 250.000 penumpang setiap hari menaiki pesawat berperangkat Starlink, mencakup lebih dari 2.500 penerbangan atau hampir separuh dari total keberangkatan harian mereka. Perangkat Starlink kini aktif di lebih dari 635 pesawat gabungan armada utama dan United Express.
Sejak layanan ini pertama dioperasikan, United mencatat lebih dari 37,7 juta penumpang telah terbang dengan pesawat ber-Wi-Fi Starlink melalui lebih dari 538.000 penerbangan, dengan 14 juta perangkat terhubung selama periode tersebut. United mengklaim memiliki jumlah pesawat ber-Starlink terbanyak dibanding maskapai mana pun di dunia.
Cara Memeriksa Status Wi-Fi Penerbangan Anda
Penumpang dapat mengakses tautan pelacak yang disediakan United dalam dua hari sebelum keberangkatan. Masukkan nomor penerbangan dan tanggal keberangkatan, lalu sistem akan menampilkan status ketersediaan Starlink di rute tersebut.
Jika dicek lebih awal dari 48 jam, pelacak hanya menampilkan persentase kemungkinan berdasarkan riwayat penerbangan terbaru di rute yang sama. Jawaban yang benar-benar dapat diandalkan baru muncul ketika pengecekan dilakukan dalam rentang 48 jam sebelum keberangkatan.
Mengapa United Butuh Pelacak Khusus
Maskapai kerap menukar armada dalam waktu singkat untuk mengantisipasi gangguan teknis atau pembatalan penerbangan yang membuat posisi pesawat tidak sesuai jadwal berikutnya. Kondisi inilah yang membuat janji Wi-Fi di tiket bisa berubah mendadak.
Sebelumnya, United sudah memberi notifikasi ketersediaan Starlink lewat surel dan pesan teks pra-penerbangan. Pelacak baru ini melengkapi kanal tersebut dengan informasi yang lebih presisi saat terjadi pergantian armada di menit-menit terakhir.
Cakupan di Armada Utama dan Regional
Tingkat pemasangan Starlink berbeda antarjenis armada. Untuk pesawat utama yang melayani rute jarak jauh, cakupan saat ini baru mencapai 37 persen. Sementara jet regional United Express justru lebih tinggi, yakni 68 persen.
United memasang perangkat Starlink pada sekitar 20 pesawat per minggu. Maskapai menargetkan cakupan penuh 100 persen pada akhir tahun depan, dengan penyelesaian seluruh instalasi dijadwalkan rampung akhir 2027.
Konteks Persaingan Wi-Fi Penerbangan
United lebih dulu bergerak dibanding maskapai besar Amerika lain dalam adopsi internet satelit berbasis orbit rendah. Layanan Starlink diklaim mampu menghadirkan koneksi berkecepatan tinggi yang cukup stabil untuk streaming, sesuatu yang sulit dicapai teknologi Wi-Fi penerbangan generasi sebelumnya.
Bagi penumpang yang merencanakan perjalanan panjang, pelacak ini memberi kepastian lebih awal soal koneksi di udara. Bagi industri, langkah United menegaskan Wi-Fi berkualitas bukan lagi layanan tambahan, melainkan bagian dari daya saing maskapai.