Pencarian

Automattic Bentuk Dewan Baru Usai Gagal Depak CEO Matt Mullenweg

Sabtu, 26 September 2026 • 12:09:31 WIB
Automattic Bentuk Dewan Baru Usai Gagal Depak CEO Matt Mullenweg
CEO Automattic Matt Mullenweg kembali memegang kendali penuh setelah upaya menyingkirkannya gagal.

SUMATERA SELATAN — Automattic merombak susunan dewan direksinya setelah upaya menyingkirkan CEO Matt Mullenweg gagal, dengan Mullenweg kembali memegang kendali penuh perusahaan induk WordPress.com dan Tumblr itu. Dewan baru yang diumumkan kepada karyawan lewat kanal Slack pada Jumat mencakup penulis fiksi ilmiah Hugh Howey hingga dua pendiri aplikasi sosial IRL. Langkah ini menandai babak terbaru perseteruan tata kelola internal yang menyita perhatian industri platform digital global.

Dewan direksi Automattic sebelumnya sempat memberikan suara untuk menempatkan Mullenweg pada cuti berbayar. Upaya itu berlangsung singkat: hanya 33 jam 20 menit setelah keputusan diambil, Mullenweg sudah merebut kembali kendali perusahaan dan menyingkirkan para direktur yang terlibat.

Mullenweg mengandalkan hak suara mayoritasnya untuk membongkar dewan lama. Dalam paparannya di TechCrunch Disrupt 2024, ia mengaku mengontrol 84% suara perusahaan. Angka itu menjadi kunci mengapa manuver dewan lama berakhir buntu.

Siapa Saja yang Duduk di Dewan Baru

Komposisi dewan yang baru diumumkan tergolong tidak konvensional untuk ukuran perusahaan induk platform digital sebesar Automattic. Mullenweg mengumumkan susunan ini langsung ke kanal pengumuman perusahaan di Slack, tanpa lebih dulu membocorkannya ke publik.

Hugh Howey, penulis seri buku "Silo", masuk sebagai salah satu anggota. Mullenweg dan Howey diketahui pernah menempuh jalur ziarah Camino de Santiago di Spanyol pada 2018. Nama lain adalah Amy Chan, penulis "Breakup Bootcamp", yang belakangan membagikan ulang cuitan Mullenweg soal pembuat situs berbasis AI milik perusahaan, Spacefast.

Dua nama berikutnya berasal dari aplikasi sosial IRL yang kini sudah tutup: Henry Khachatryan dan Krutal Desai. Mullenweg menyebut Khachatryan sebagai "founder and builder", kolaborator lama mendiang penulis teknologi Om Malik, sekaligus pembangun situs jurnalis Nick Bilton.

IRL sendiri berhenti beroperasi setelah investigasi mengungkap hampir seluruh basis penggunanya adalah bot. Para pendirinya, termasuk CEO Abraham Shafi, sempat menggugat SoftBank dan sejumlah investor lain setelah SoftBank lebih dulu menuntut atas dugaan penipuan sekuritas.

Penasihat Baru dan Perombakan Internal

Selain dewan, Automattic kedatangan sejumlah penasihat baru. Mantan CTO Woop, Jaime Waydo, ikut bergabung. Begitu pula Matt Van Horn, salah satu pendiri June, dan Hiten Shah, co-founder KISSmetrics.

Perombakan tidak berhenti di level dewan. Setelah kembali berkuasa, Mullenweg juga mengganti penasihat hukum perusahaan. CFO Mark Davies, yang semula dijadwalkan menjadi CEO interim, diberhentikan. Chief legal officer Andy Missan menyusul keluar.

Dari dewan lama, Toni Schneider mundur dari posisinya. Schneider adalah CEO pendiri Automattic yang kini memimpin Bluesky. Mullenweg sendiri mencopot Jenderal Ann Dunwoody, sementara anggota dewan Sue Decker juga mengundurkan diri.

Dewan lama tidak pernah mengungkapkan alasan publik mereka berupaya menyingkirkan Mullenweg. Hingga kini, motif di balik langkah tersebut masih menjadi tanda tanya di kalangan pengamat tata kelola perusahaan teknologi.

Kaitan dengan Gugatan WP Engine

Pergantian penasihat hukum memunculkan spekulasi bahwa perseteruan di ruang dewan berkaitan dengan gugatan yang sedang berjalan melawan penyedia hosting WP Engine. Gugatan itu menyangkut sengketa merek dagang dan klaim bahwa WP Engine kurang berkontribusi pada proyek open source WordPress.

Tim hukum WP Engine pada Juli lalu bahkan menuduh Mullenweg menghancurkan barang bukti, sebagaimana tercatat dalam dokumen pengadilan. Automattic menunjuk Susman Godfrey LLP sebagai penasihat litigasi baru, firma yang dikenal sebagai salah satu tim pengacara persidangan terkemuka di Amerika Serikat.

Dalam pesan internal yang dibagikan setelah perebutan kendali, Mullenweg mengakui kekacauan yang timbul. Ia menyebut beberapa anggota dewan membentuk komite khusus dan memberi suara untuk menempatkannya pada cuti tanpa peringatan lebih dulu.

"I took the steps necessary to reverse that action. I am back and fully in charge of the company," tulis Mullenweg dalam pesan tersebut, seraya menambahkan bahwa ia kembali bekerja bersama seluruh karyawan untuk membuat perusahaan berhasil.

Dalam pengumuman ke staf, Mullenweg juga menegaskan posisinya secara hukum. "For purposes of Delaware law, I am the CEO, President, Treasurer, and Secretary," ujarnya, sembari menyebut upaya pemecatan itu justru mendatangkan "many amazing supporters".

Dampak ke Pengguna WordPress dan WooCommerce

Automattic menaungi sejumlah produk yang dipakai jutaan pengguna internet, mulai dari WordPress.com, Tumblr, WooCommerce, hingga layanan lain di ekosistem WordPress. Bagi pengguna Indonesia, WordPress masih menjadi salah satu sistem manajemen konten paling populer untuk blog, situs UMKM, dan toko online berbasis WooCommerce.

Ketika ditanya soal komentar resmi, Automattic semula menyatakan berharap bisa segera memberikan pernyataan kepada TechCrunch. Setelah artikel terbit, Mullenweg mengonfirmasi susunan dewan dan penasihat baru, lalu menyampaikan pernyataan berikut: "We are living through times of unprecedented change, possibly a singularity. The next six months will determine the next 20 years of Automattic."

Perebutan kendali di Automattic menjadi contoh langka bagaimana seorang pendiri dengan kepemilikan saham mayoritas bisa membalikkan keputusan dewan dalam hitungan jam. Bagi pelaku bisnis digital dan investor, kasus ini menyoroti pentingnya struktur hak suara dalam menentukan arah perusahaan teknologi, terutama saat konflik internal pecah bersamaan dengan litigasi eksternal yang sedang berjalan.

Follow sumseloke.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: techcrunch.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks