Pencarian

Pelayaran ke Pulau Komodo dan Padar Ditutup 13-15 September 2026

Sabtu, 12 September 2026 • 14:35:01 WIB
Pelayaran ke Pulau Komodo dan Padar Ditutup 13-15 September 2026
Kapal wisata bersandar di Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

SUMATERA SELATAN — Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, memastikan penutupan tersebut berlaku selama tiga hari. Larangan berlayar ini menyasar kapal wisata yang hendak menuju Pulau Komodo dan Pulau Padar.

"Ya (pelayaran kapal wisata tujuan Pulau Komodo dan Pulau Padar ditutup 13-15 September)," kata Stephanus, Sabtu (12/9/2026).

Keputusan ini diambil setelah pengamatan laut, laporan dari kapal-kapal lain, dan informasi prakiraan cuaca maritim dari BMKG Stasiun Maritim Tenau menunjukkan potensi gelombang tinggi dan angin kencang.

Rinca Jadi Satu-satunya Tujuan yang Diizinkan

Selama 13-15 September, pelayaran kapal wisata di kawasan TN Komodo hanya diizinkan menuju Pulau Rinca. Pulau ini menjadi salah satu habitat komodo dan posisinya relatif dekat dari Pelabuhan Marina Labuan Bajo.

"Pelayanan surat persetujuan berlayar (SPB) untuk kapal wisata (periode 13-15 September) dapat diberikan dengan tujuan Rinca. Adapun pelayaran menuju Pulau Padar dan kawasan Taman Nasional Komodo ditutup sementara," ujar Stephanus.

Bagi wisatawan yang sudah memesan paket sailing Komodo dengan rute Padar-Komodo, penutupan ini berarti jadwal harus disesuaikan. Operator kapal biasanya mengalihkan rute ke Rinca atau menjadwalkan ulang keberangkatan.

Maklumat Pelayaran untuk Nakhoda

KSOP Kelas III Labuan Bajo telah mengeluarkan maklumat pelayaran kepada seluruh nakhoda kapal. Ada sejumlah instruksi yang wajib dipatuhi selama periode cuaca buruk ini.

  • Nakhoda wajib memastikan kelaiklautan kapal sebelum berlayar.
  • Kapal diminta segera berlindung jika cuaca memburuk.
  • Nakhoda harus memberitahukan kapal lain jika mengetahui adanya bahaya cuaca.
  • Kapal yang sudah berada di perairan TN Komodo agar menyesuaikan posisi dan menghindari perairan sekitar Pulau Padar dan Pulau Komodo.

"Bagi kapal-kapal yang telah berada di perairan Taman Nasional Komodo agar menyesuaikan dan menghindari perairan sekitar Pulau Padar dan Pulau Komodo," kata Stephanus.

Apa yang Perlu Dilakukan Traveler

Penutupan 13-15 September ini merupakan yang kedua dalam sepekan. Sebelumnya, pelayaran ke destinasi yang sama ditutup pada 9-10 September akibat cuaca buruk, lalu dibuka kembali selama dua hari.

Wisatawan yang punya jadwal sailing Komodo pada tanggal tersebut sebaiknya menghubungi operator kapal atau agen perjalanan untuk memastikan status keberangkatan. Alternatif rute ke Pulau Rinca bisa menjadi pilihan selama penutupan berlaku.

Informasi terkini soal status pelayaran dapat dikonfirmasi langsung ke KSOP Kelas III Labuan Bajo atau dinas pariwisata setempat. Cuaca maritim di perairan Komodo memang fluktuatif pada September, sehingga pemantauan prakiraan BMKG sebelum berangkat jadi langkah wajib.

Durasi ideal kunjungan ke TN Komodo biasanya 2-3 hari dengan menginap di kapal liveaboard. Namun saat cuaca buruk, fleksibilitas jadwal dan komunikasi rutin dengan operator menjadi kunci agar liburan tetap aman.

Follow sumseloke.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: travel.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks