Pengendara terpaksa melintas perlahan di jalan lingkar selatan Palembang-Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu (2/9/2026). Wilayah tersebut tengah diselimuti kabut asap pekat yang mengurangi jarak pandang secara signifikan.
Kabut tebal ini merupakan dampak langsung dari karhutla yang melanda sejumlah kabupaten di Sumatera Selatan. Titik api terpantau di Kabupaten Muara Enim, Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Ilir (OI), dan Kabupaten Banyuasin sendiri.
Kualitas Udara Tidak Sehat dan Upaya Penanganan
Kualitas udara di kawasan tersebut tercatat berada pada kategori tidak sehat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat konsentrasi PM2.5 sempat mencapai 183,3 µg/m³ pada dini hari. Angka tersebut baru turun menjadi 75,6 µg/m³ pada pukul 07.00 WIB, namun masih di atas ambang batas normal.
Satuan Tugas (Satgas) Karhutla Sumatera Selatan terus mengintensifkan upaya pemadaman melalui operasi darat dan udara. Langkah agresif ini ditempuh untuk menekan luas area terdampak dan mencegah kabut asap semakin meluas.
Di sisi lain, pengelola Bandara SMB II Palembang telah menyiapkan langkah mitigasi. Antisipasi ini dilakukan untuk mencegah gangguan operasional penerbangan apabila jarak pandang terus menurun akibat kepungan kabut asap. [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/nz]