Pencarian

Gita Wirjawan dan Luky Yusgiantoro Isi Kuliah Umum Hulu Migas di Unsri, 700 Mahasiswa Sumsel Hadir

Rabu, 26 Agustus 2026 • 18:55:31 WIB
Gita Wirjawan dan Luky Yusgiantoro Isi Kuliah Umum Hulu Migas di Unsri, 700 Mahasiswa Sumsel Hadir
Gita Wirjawan dan Luky A. Yusgiantoro memberikan kuliah umum hulu migas di hadapan hampir 700 mahasiswa dari empat perguruan tinggi di Sumatera Selatan di Aula Fakultas Ekonomi Unsri, Palembang.

PALEMBANG — Industri hulu migas bukan sekadar soal mengebor sumur dan memproduksi minyak. Di hadapan hampir 700 mahasiswa dari empat perguruan tinggi di Sumatera Selatan, Sekretaris SKK Migas Luky A. Yusgiantoro dan Gita Wirjawan memaparkan peta besar industri ini, mulai dari kebijakan, tata kelola, hingga kondisi geopolitik energi global yang memengaruhi masa depan sektor tersebut.

Kuliah umum yang berlangsung di Aula Fakultas Ekonomi Unsri itu menghadirkan dua narasumber dengan latar belakang berbeda. Luky berbicara dari sisi regulator dan operator, sementara Gita memberikan perspektif makro ekonomi serta pentingnya sumber daya manusia yang visioner.

Mahasiswa Diminta Melek Teknologi dan Paham Geopolitik

Gita Wirjawan, yang juga dikenal sebagai host program Endgame, menekankan bahwa mahasiswa tidak bisa lagi belajar setengah-setengah. Ia mendorong generasi muda untuk berpikir kritis dan memahami betul kebutuhan industri di masa depan, bukan sekadar mengejar nilai akademik.

"Para mahasiswa saat ini harus mau belajar lebih luas, lebih kritis dan memahami secara gamblang apa sebetulnya yang dibutuhkan industri pada masa yang akan datang," ujarnya di hadapan peserta.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga iklim investasi di Indonesia. Menurut Gita, penegakan hukum yang tegak dan kepastian regulasi menjadi fondasi agar investasi, termasuk di sektor energi, bisa tumbuh. "Kita harus menjaga bersama beberapa hal untuk menjaga hal ini diantaranya dengan Penegakan hukum yang benar-benar berdiri tegak, peningkatan kapasitas transplasi dari ketidakpastian ke resiko," tegasnya.

Peran Negara dan Efek Berganda Hulu Migas bagi Masyarakat

Luky A. Yusgiantoro memaparkan sisi lain industri ini. Ia menjelaskan bahwa pengelolaan hulu migas tetap berada dalam kendali negara, sementara operasional harian dijalankan oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS). Model ini, kata dia, menuntut sinergi yang kuat antara pemerintah, regulator, dan pelaku industri.

"Pengelolaan industri hulu migas masih dalam kendali negara sementara operasional dilakukan oleh KKKS, target yang dititipkan kepada kami membutuhkan kolaborasi dan sinergi antar semua pihak," ungkap Luky.

Ia menambahkan, industri ini tidak hanya berorientasi pada produksi. Dampak berganda bagi masyarakat sekitar wilayah operasi menjadi perhatian serius SKK Migas. "Tidak hanya fokus pada kegiatan operasional, tapi industri hulu migas juga memberikan efek berganda bagi masyarakat, dengan tujuan agar masyarakat dapat merasakan langsung efek adanya kegiatan hulu migas di sekitar mereka," lanjutnya.

Peluang Karier di Industri Migas untuk Semua Jurusan

Salah satu momen yang paling dinanti peserta adalah sesi tanya jawab soal peluang karier. Luky menegaskan bahwa industri migas tidak hanya terbuka bagi lulusan teknik perminyakan. Hampir semua disiplin ilmu dibutuhkan, dari hukum, ekonomi, hingga teknologi informasi.

"Migas ini membutuhkan SDM multi disiplin, hampir semua keilmuan ada di industri ini, sehingga tidak berfokus kepada satu keilmuan saja," jelasnya.

Ia pun memotivasi mahasiswa untuk terus mengasah talenta dan inovasi selama masa perkuliahan. Sebab, generasi inilah yang kelak akan mengisi kebutuhan SDM industri migas nasional di tengah transisi energi dan target ketahanan energi jangka panjang.

Kegiatan yang dimoderatori Sr. Manager PEP Prabumulih Field M. Lutfi ini turut dihadiri Wakil Rektor 1 Unsri Prof. Dr. Ir. Rujito Agus Suwignyo, M.Agr serta Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel Bambang Dwi Djanuarto.

Follow sumseloke.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: extranews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks