Pencarian

Gubernur Sumsel Herman Deru Luncurkan Kampus Sekolah Ekspor Pertama di Indonesia, Target 100.000 Sultan Muda

Kamis, 06 Agustus 2026 • 22:31:01 WIB
Gubernur Sumsel Herman Deru Luncurkan Kampus Sekolah Ekspor Pertama di Indonesia, Target 100.000 Sultan Muda
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menghadiri kegiatan peluncuran Kampus Sekolah Ekspor di Palembang, Rabu (5/8/2026).

PALEMBANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyiapkan langkah konkret untuk menjadikan daerahnya barometer pengusaha muda Indonesia. Gagasan tersebut diwujudkan melalui pembukaan Kampus Sekolah Ekspor, yang diklaim sebagai sekolah ekspor dengan konsep outdoor pertama di Tanah Air.

Program ini tidak dipungut biaya alias gratis dan menyasar mahasiswa serta generasi muda di Sumsel. Kehadirannya diharapkan mampu menjawab kebutuhan sumber daya manusia yang kompeten di bidang ekspor-impor, sebuah sektor yang selama ini kerap dianggap elitis dan sulit diakses kalangan muda.

Konsep Belajar Langsung Berhadapan dengan Buyer Internasional

Berbeda dengan lembaga pelatihan konvensional, Kampus Sekolah Ekspor dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta. Selain materi akademik, para mahasiswa akan diperkenalkan dan dipertemukan dengan pembeli atau buyer dari luar negeri.

"Anak-anak muda ini kita persiapkan untuk menghadapi tantangan yang lebih besar pada masa mendatang. Peluang ekspor sangat terbuka dan harus dapat kita tangkap melalui pengetahuan tentang ekspor itu sendiri, ditambah kompetensi yang akan dibantu oleh para tutor," ujar Herman Deru saat menghadiri kegiatan Sultan Muda Campuspreneur di Palembang, Rabu (5/8/2026).

Gubernur menegaskan bahwa penguasaan pasar global tidak bisa dicapai hanya dengan modal nekat. Dibutuhkan pemahaman teknis tentang regulasi, standar kualitas produk, hingga strategi negosiasi dengan mitra dagang asing.

Kolaborasi Lintas Instansi, Target Beroperasi September 2026

Realisasi program ini tidak berjalan sendiri. Pemprov Sumsel segera menindaklanjuti dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Sultan Muda Sumsel, perguruan tinggi, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kesepakatan tersebut ditargetkan rampung pada bulan ini juga. "Targetnya, September sudah ada aksi nyata. Sekolah ini gratis. Ini yang pertama di Indonesia dengan konsep kampus outdoor. Kita ingin anak-anak muda memanfaatkan peluang ekspor yang ada," tegasnya.

Mendorong Ekosistem Kewirausahaan di Kampus

Gagasan ini diumumkan di tengah rangkaian kegiatan bertema "Membangun Ekosistem Campuspreneur melalui 100.000 Sultan Muda untuk Mengakselerasi Ekonomi Sumatera Selatan". Acara tersebut juga dirangkaikan dengan pelantikan pengurus HIPMI Perguruan Tinggi se-Palembang Raya.

Kehadiran Kampus Sekolah Ekspor dinilai menjadi jawaban atas tingginya minat generasi muda terhadap dunia usaha. Namun, tanpa pendampingan dan akses pasar, minat tersebut kerap berhenti di tahap wacana.

Melalui program ini, Herman Deru berharap muncul generasi baru eksportir dari Sumsel yang mampu bersaing di pasar internasional. Keberadaan para pengusaha muda ini nantinya juga akan memperkuat struktur ekonomi daerah yang selama ini masih bertumpu pada sektor komoditas.

Follow sumseloke.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumeks.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks