PALEMBANG — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Palembang tahun depan akan tetap dimeriahkan dengan gelaran Festival Perahu Bidar Tradisional. Namun, ada yang berbeda dari biasanya: lokasi lomba dipindahkan sementara ke aliran sungai kawasan Keramasan.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Muhammad Irman, mengatakan pergeseran venue ini merupakan penyesuaian atas masih berlangsungnya revitalisasi kawasan Benteng Kuto Besak (BKB). Sebelumnya, festival ikonik ini identik dengan lintasan sungai di depan benteng bersejarah tersebut.
"Festival Perahu Bidar tetap diarahkan untuk mempertahankan karakter dan nilai tradisi yang selama ini melekat sebagai salah satu ikon pariwisata Kota Palembang," ujar Irman, Jumat (13/6).
Konsep Lomba Disesuaikan dengan Kondisi Venue Baru
Pemkot Palembang tidak sekadar memindahkan lokasi, tetapi juga menyiapkan penyesuaian teknis perlombaan. Jumlah perahu dalam satu sesi, panjang lintasan, hingga durasi perlombaan akan dikalkulasi ulang agar sesuai dengan kondisi geografis Sungai Keramasan.
"Dalam pelaksanaannya, konsep perlombaan akan disesuaikan dengan kondisi venue yang dipilih," kata Irman. Aspek keselamatan dan kelancaran kegiatan menjadi prioritas utama dalam penyusunan teknis di lokasi baru tersebut.
Target Peserta dan Harapan untuk Pariwisata Palembang
Meski berpindah tempat, antusiasme penyelenggara terhadap partisipasi peserta justru meningkat. Pemerintah kota menargetkan lebih dari 10 perahu bidar akan ambil bagian dalam festival yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 mendatang.
"Kami menargetkan keikutsertaan lebih dari 10 peserta dalam festival tahun ini. Pelaksanaan kegiatan juga diharapkan dapat menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan menyatukan masyarakat melalui kegiatan budaya dan olahraga tradisional," jelas Irman.
Pendaftaran peserta telah resmi dibuka. Pemkot berharap partisipasi masyarakat dan peserta semakin meningkat, sehingga festival tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Palembang.
Bidar sebagai Warisan Budaya dan Daya Tarik Wisata
Perahu bidar bukan sekadar alat lomba. Bagi masyarakat Palembang, bidar adalah warisan budaya yang merepresentasikan kearifan lokal dan identitas daerah. Melestarikan tradisi ini dinilai sejalan dengan upaya memperkuat sektor pariwisata kota.
Kehadiran event berbasis kearifan lokal seperti ini diharapkan mampu memperkenalkan ciri khas budaya Palembang kepada khalayak yang lebih luas. Dengan persiapan matang, festival ini tetap menjadi agenda unggulan dalam peringatan kemerdekaan sekaligus menjaga denyut tradisi di tengah kota.