Pencarian

Karhutla di Sumsel Meluas ke Empat Kabupaten, Tim Pemadam Kesulitan Akses ke Dua Titik Kebakaran

Selasa, 28 Juli 2026 • 19:21:01 WIB
Karhutla di Sumsel Meluas ke Empat Kabupaten, Tim Pemadam Kesulitan Akses ke Dua Titik Kebakaran
Petugas pemadam kebakaran berupaya mencari akses masuk ke dua titik kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ogan Komering Ilir dan Banyuasin, Sumatera Selatan.

PALEMBANG — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan menunjukkan perluasan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan data Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, titik api kini terdeteksi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Muara Enim, Ogan Ilir, dan Musi Banyuasin (Muba).

Dua Titik Api Masih Sulit Dijangkau Tim Pemadam

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Ferdian Kristanto, menyatakan timnya masih mencari akses masuk ke dua lokasi kebakaran. Satu titik berada di Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten OKI, dan satu lagi di Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin.

"Satu lokasi kebakaran di Tulung Selapan OKI dan satu di Rantau Bayur Banyuasin, sekarang tim masih melakukan perjalanan untuk mencari akses masuk," kata Ferdian, Selasa (28/7/2026).

Fokus Pemadaman di Tiga Wilayah

Sementara itu, pemadaman intensif tengah dilakukan di tiga lokasi utama. Tim Manggala Agni dikerahkan ke Dusun V, Kecamatan Muara Medak, Kabupaten Musi Banyuasin; Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim; serta Desa Embacang, Kecamatan Mesuji Raya, Kabupaten OKI.

Antisipasi: Patroli Diperketat, Sosialisasi Digencarkan

Untuk mencegah meluasnya kebakaran, Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera menambah personel patroli. Tim-tim kecil dibentuk dan disebar ke kawasan rawan karhutla.

"Mengingat kondisi frekuensi semakin banyak, kami sekarang membentuk tim-tim kecil untuk patroli dan sosialisasi," ujar Ferdian.

Selain memantau titik api, tim tersebut juga bertugas memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Peringatan dari Kalimantan: Kabut Asap Mulai Mengganggu

Ferdian mengungkapkan kekhawatirannya dengan membandingkan situasi di Pulau Kalimantan. Kebakaran di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah telah menghasilkan kabut asap pekat yang menurunkan kualitas udara secara drastis.

"Sebagai info pembanding, saat ini Kalbar-Kalteng mulai pekat asap dan mulai mengganggu. Ini yang kita waspadai supaya tidak terjadi hal yang sama di Sumsel," jelasnya.

Dengan musim kemarau yang masih berlangsung, potensi kebakaran di Sumatera Selatan dinilai masih tinggi. Pihak berwenang mengimbau warga untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan jika melihat titik api di lingkungan sekitar.

Bagikan
Sumber: regional.kompas.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks