Pencarian

Samsung Galaxy vs iPhone: Pilih yang Mana agar Nilai Jual Kembali Tidak Anjlok

Minggu, 19 Juli 2026 • 09:10:01 WIB
Samsung Galaxy vs iPhone: Pilih yang Mana agar Nilai Jual Kembali Tidak Anjlok
Dua ponsel flagship dari Samsung dan iPhone dipajang berdampingan untuk perbandingan.

SUMATERA SELATAN — Dalam memilih ponsel flagship, performa dan kamera memang jadi pertimbangan utama. Tapi ada satu variabel yang sama pentingnya, terutama buat kamu yang suka gonta-ganti HP: nilai jual kembali (resale value). Samsung dan iPhone, meski bersaing ketat di spesifikasi, punya nasib yang sangat berbeda di pasar barang bekas.

Mengapa Harga HP Android Lebih Cepat Turun?

Fenomena depresiasi lebih cepat pada ponsel Samsung sudah jadi rahasia umum di kalangan reseller. Berbeda dengan iPhone yang cenderung punya harga second yang lebih stabil, ponsel flagship Android seperti seri Galaxy S atau Note biasanya kehilangan nilai lebih banyak di tahun pertama.

Penyebab utamanya adalah strategi rilis dan promosi. Samsung kerap memberikan diskon besar-besaran beberapa bulan setelah peluncuran, atau menawarkan bonus trade-in yang agresif. Hal ini secara langsung menekan harga pasar barang bekas. Sementara Apple jarang memotong harga jual iPhone secara drastis, sehingga harga second-nya pun ikut terjaga.

Dampak Langsung ke Kantong Pengguna Indonesia

Bagi pengguna di Indonesia, perbedaan ini terasa nyata saat menjual HP di marketplace atau toko loak. Sebuah Samsung Galaxy S series yang dibeli Rp 15 juta bisa kehilangan 40-50% nilainya dalam setahun, tergantung kondisi. iPhone dengan harga beli setara biasanya hanya turun 20-30% di periode yang sama.

Ini bukan berarti Samsung jelek. Banyak pengguna justru memanfaatkan situasi ini untuk membeli flagship Samsung bekas dengan harga miring. Namun, jika prioritas kamu adalah meminimalkan kerugian saat upgrade tahun depan, iPhone masih jadi pilihan paling aman untuk nilai jual kembali.

Kesimpulan: Sesuaikan dengan Kebiasaan Upgrade

Keputusan akhir kembali ke profil pengguna. Kalau kamu tipe yang memakai HP sampai 3-4 tahun atau lebih, depresiasi mungkin bukan masalah besar karena nilai jual kedua merek sudah sama-sama rendah di titik itu. Tapi buat yang suka ganti HP tiap tahun dan ingin nilai jual optimal, iPhone unggul telak.

Samsung tetap jadi pilihan tepat jika kamu mengincar fitur spesifik seperti layar AMOLED 120Hz, zoom optik jarak jauh, atau fleksibilitas sistem operasi One UI. Hanya saja, siap-siap menerima kenyataan pahit saat menjualnya kembali.

Bagikan
Sumber: bgr.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks