PALEMBANG — Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Selatan meringkus dua warga Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, atas dugaan pembuatan website palsu untuk menjaring peserta Sumsel Bhayangkara Run 2026. Kedua tersangka, Fadly dan Ferdinand Candra, kini dititipkan di sel Polsek Rumbai, Polresta Pekanbaru, Polda Riau, sembari menjalani proses hukum lebih lanjut.
Modus: Website Tiruan Dipasangi QRIS untuk Pembayaran
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengungkapkan, kasus ini terungkap setelah panitia mendapati adanya website pendaftaran yang sudah aktif beberapa hari sebelum jadwal resmi pembukaan. Padahal, panitia baru menjadwalkan pendaftaran dibuka pada 2 Juli 2026.
"Panitia menemukan website pendaftaran kegiatan beberapa hari sebelum pendaftaran resmi dibuka," ujar Nandang, Jumat (10/7/2026).
Hasil penyelidikan Subdit Siber menunjukkan, Fadly berperan sebagai pembuat website tiruan, sementara Ferdinand Candra bertugas menyebarkan tautan situs tersebut melalui media sosial Instagram. "Pelaku membuat website palsu tersebut menggunakan latar belakang flyer atau pamflet pengumuman Sumsel Bhayangkara Run 2026. Di dalam website itu juga dicantumkan QRIS sebagai sarana pembayaran biaya pendaftaran," jelas Nandang.
Barang Bukti: Tiga Ponsel dan Akun Merchant GoPay
Website palsu tersebut dibuat hanya menggunakan telepon seluler. Dari tangan kedua tersangka, penyidik menyita tiga unit telepon genggam serta akun merchant GoPay yang digunakan sebagai tujuan pembayaran melalui QRIS pada website tersebut.
"Dari hasil pemeriksaan, penyidik menemukan adanya dugaan tindak pidana sehingga perkara ini ditingkatkan ke tahap penyidikan dan kedua pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka," kata Nandang.
Imbauan Polda Sumsel: Pastikan Tautan dari Kanal Resmi
Polda Sumsel mengimbau masyarakat agar selalu memastikan informasi dan tautan pendaftaran kegiatan berasal dari kanal resmi penyelenggara. Langkah ini penting untuk menghindari menjadi korban penipuan maupun kejahatan siber serupa di masa mendatang.