SUMATERA SELATAN — Ribuan mahasiswa Politeknik Jambi kini punya kesempatan untuk memegang dan membongkar langsung komponen asli alat berat. Itu setelah United Tractors (UT) Cabang Jambi menyerahkan hibah berupa komponen pendukung alat berat untuk laboratorium praktik kampus. Penyerahan dilakukan oleh Branch Operation Head UT Cabang Jambi, Ramos Julian, kepada Direktur Politeknik Jambi, Ir. Hilda Porawati, M.T.
Praktik Pakai Komponen Asli, Bukan Sekadar Teori
Selama ini, mahasiswa teknik alat berat seringkali hanya belajar dari gambar atau buku panduan. Dengan adanya komponen asli yang dihibahkan, mereka bisa langsung mengenali struktur, fungsi, dan mekanisme kerja alat berat. Pengalaman ini menjadi bekal penting sebelum benar-benar terjun ke lapangan kerja.
"Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada UT Cabang Jambi atas kontribusinya dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi di Politeknik Jambi. Hibah komponen alat berat ini akan menjadi media pembelajaran yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi teknis," ujar Hilda dalam keterangan resmi.
Ia menambahkan, langkah ini sejalan dengan upaya kampus mencetak lulusan yang unggul, kompeten, dan siap menghadapi kebutuhan industri alat berat.
Investasi Jangka Panjang untuk SDM Unggul
Bagi United Tractors, kolaborasi dengan institusi pendidikan bukan sekadar program CSR biasa. Perusahaan melihatnya sebagai investasi jangka panjang untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten. Program ini masuk dalam pilar tanggung jawab sosial perusahaan UT for Education and Bright Future (UTFUTURE).
"Kami percaya bahwa pendidikan vokasi merupakan jembatan yang menghubungkan proses belajar dengan kebutuhan nyata di dunia kerja. Melalui hibah komponen alat berat ini, kami berharap mahasiswa dapat memperoleh pengalaman praktik yang lebih mendalam," ujar Ramos Julian.
Ia menegaskan, UT ingin membangun kolaborasi jangka panjang bersama Politeknik Jambi. Targetnya, lebih banyak program yang mampu melahirkan talenta-talenta unggul bagi Indonesia.
Memperkuat Ekosistem Industri dan Pendidikan
Langkah ini menjadi bagian dari upaya UT memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dan industri. Dengan semangat "Moving as One", perusahaan terus memperluas akses terhadap pendidikan berkualitas. Dukungan tidak berhenti pada penyediaan fasilitas, tetapi juga membangun ekosistem pembelajaran yang relevan dengan perkembangan industri alat berat di Indonesia.