SUMATERA SELATAN — Dito Ariotedjo tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, sekitar pukul 09.30 WIB. Ia mengenakan kemeja putih dan celana hitam, namun yang paling mencolok adalah perubahan fisiknya. Tubuhnya yang sebelumnya berisi kini tampak ramping.
Turun 40 Kg dengan Diet dan Olahraga
Dito mengaku telah menjalani program penurunan berat badan secara ketat. Ia berhasil mengurangi bobot tubuh hingga 40 kilogram. "Saya diet ketat dan rutin olahraga," ujarnya singkat kepada wartawan sebelum memasuki ruang pemeriksaan.
Perubahan berat badan ini membuat banyak pegawai KPK dan awak media yang hadir tidak langsung mengenalinya. Beberapa petugas keamanan pun sempat terlihat terkejut saat menyapa mantan menteri berusia 33 tahun tersebut.
Diperiksa sebagai Saksi Kasus Kuota Haji
Pemeriksaan kali ini masih berkaitan dengan pengusutan dugaan korupsi dalam pengadaan tambahan kuota haji. KPK belum merinci secara detail posisi Dito dalam perkara yang tengah disidik tersebut. Namun, penyidik mendalami sejumlah informasi dari keterangannya.
Kuasa hukum Dito, Ahmad Yani, mengatakan kliennya kooperatif memenuhi panggilan KPK. "Pak Dito hadir sebagai saksi, beliau siap memberikan keterangan selengkap-lengkapnya untuk membantu proses penyidikan," kata Ahmad di lokasi yang sama.
Tak Ada yang Salah dengan Perubahan Fisik
Ketika ditanya apakah penurunan berat badan terkait dengan tekanan kasus hukum yang dihadapinya, Dito membantah. Ia menegaskan perubahan fisik semata-mata hasil dari kesadaran menjalani pola hidup sehat. "Saya sudah mulai sejak beberapa bulan lalu, bukan karena apa-apa," kilahnya.
Dito Ariotedjo diketahui terseret dalam pusaran kasus dugaan korupsi pengadaan kuota haji yang juga menyeret sejumlah pejabat Kementerian Agama. Hingga saat ini, KPK masih terus mengembangkan penyidikan dan memeriksa puluhan saksi dari berbagai instansi terkait.