PALEMBANG — Hari ini, Kamis (28/5/2026), merupakan batas akhir Masa Sanggah bagi pendaftar Jalur Afirmasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMP Negeri di Kota Palembang. Data dari portal resmi spmb.palembang.go.id menunjukkan jumlah pendaftar di jalur khusus siswa kurang mampu dan disabilitas ini mencapai 6.093 orang, melampaui daya tampung yang disediakan Dinas Pendidikan sebanyak 5.110 kursi.
Artinya, sebanyak 983 calon siswa dipastikan gagal melaju di jalur afirmasi. Bagi orang tua yang anaknya tidak lolos atau terkena eliminasi sistem, Dinas Pendidikan mengimbau untuk segera mengalihkan fokus ke Jalur Domisili (Zonasi), Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua (Mutasi), dan Jalur Prestasi. Ketiga jalur tersebut akan dibuka serentak pada 8 Juni 2026.
Aturan Kartu Keluarga yang Sering Menjebak Calon Siswa
Dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, Jalur Domisili menjadi jalur dengan tingkat kegagalan tertinggi akibat masalah administrasi kependudukan. Dinas Pendidikan Kota Palembang menerapkan aturan ketat untuk mencegah praktik titip nama di Kartu Keluarga (KK).
Syarat utama yang wajib dipenuhi adalah masa berlaku KK. Domisili calon peserta didik harus didasarkan pada alamat KK yang diterbitkan paling singkat satu tahun sebelum tanggal pendaftaran PPDB. Artinya, KK harus sudah terbit sebelum Juni 2025.
Jika ada perubahan data KK dalam kurun waktu kurang dari satu tahun—misalnya karena anggota keluarga meninggal, pindah, atau kelahiran—orang tua wajib melampirkan fotokopi KK lama atau Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian sebagai bukti pelengkap masa tinggal. Selain itu, nama orang tua atau wali yang mendaftarkan anak di sistem harus sama persis dengan nama yang tercantum pada akta kelahiran anak dan KK.
Jadwal Lengkap PPDB SMP Negeri Palembang 2026
Agar tidak terlewat, berikut linimasa resmi yang wajib dicatat oleh orang tua:
- Jalur Afirmasi (Tahap I): Daftar ulang resmi pada 2–5 Juni 2026.
- Jalur Domisili, Mutasi, dan Prestasi (Tahap II): Pendaftaran online pada 8–13 Juni 2026, verifikasi berkas 9–15 Juni, pengumuman hasil seleksi 16 Juni, masa sanggah 16–18 Juni, dan daftar ulang resmi 22–26 Juni 2026.
Sistem koordinat otomatis akan menghitung jarak tempat tinggal dari titik rumah menuju sekolah tujuan. Jika ada data yang tidak sesuai, sistem berpotensi langsung menggugurkan berkas tanpa proses verifikasi manual.
Mengapa Kuota Afirmasi Membludak di Palembang?
Fenomena lonjakan pendaftar di jalur afirmasi ini tidak lepas dari kebijakan zonasi yang semakin ketat. Banyak keluarga kurang mampu memilih jalur afirmasi sebagai jalur prioritas karena tidak memiliki KK dengan masa tinggal yang cukup lama di zona sekolah favorit. Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang sebelumnya menyatakan bahwa validitas data menjadi kunci utama kelulusan di semua jalur.
Bagi orang tua yang anaknya tidak lolos di jalur afirmasi, persiapan dokumen administrasi sejak sekarang menjadi langkah krusial. Mengingat Jalur Domisili diprediksi akan menjadi jalur dengan ledakan pendaftar terbesar, kelengkapan berkas bisa menjadi pembeda antara diterima dan gagal.
Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui portal resmi spmb.palembang.go.id atau menghubungi helpdesk Dinas Pendidikan Kota Palembang.