EMPAT LAWANG — Air Sungai Lintang yang berada di perbatasan Desa Muara Tanding dan Muara Danau meluap setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak Kamis pagi. Arus deras merobohkan jembatan gantung di kawasan Peraduan hingga hanyut terbawa aliran sungai.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Empat Lawang, Fero Ananta, mengatakan personel langsung diterjunkan ke lokasi begitu banjir terjadi. Berdasarkan data sementara, dua pondok warga juga ikut terdampak luapan air.
Objek Wisata Air Lintang Indah Rusak, Dua Pondok Terendam
Fasilitas objek wisata Air Lintang Indah di Desa Muara Danau mengalami kerusakan parah akibat terjangan banjir bandang. "Korban jiwa nihil, hanya dua pondok yang terkena luapan dan obyek wisata rusak parah," ujar Fero saat dikonfirmasi, Jumat (22/5/2026).
BPBD masih terus berkoordinasi dengan camat dan kepala desa untuk mendata kerusakan lebih lanjut. Fero menyebutkan, Jumat pagi banjir sudah surut dan menyisakan kerusakan di sejumlah titik.
Waspada Longsor di Lereng Perbukitan
Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan deras, BPBD Empat Lawang mengimbau warga yang tinggal di lereng perbukitan untuk lebih waspada terhadap tanda-tanda awal tanah longsor. Masyarakat juga diminta peka terhadap peningkatan debit air sungai yang bisa terjadi secara tiba-tiba.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan tambahan mengenai kerugian material secara pasti. Proses pembersihan dan pendataan masih berlangsung di lokasi terdampak.