SUMATERA SELATAN — Insiden bermula pada lap ke-13 saat Martin berada di posisi kedua di belakang Pedro Acosta. Raul Fernandez menabrak motor Martin dari belakang hingga keduanya terjatuh di tikungan. Martin dinyatakan tidak bisa melanjutkan balapan, sementara Fernandez mendapat izin untuk kembali ke lintasan.
Kembali ke Garasi dengan Gestur Sarkas, Lalu Dorong Bonora
Martin masuk ke garasi dengan bertepuk tangan secara sarkastik ke arah kru tim. Beberapa anggota tim berusaha menenangkannya, tetapi tiba-tiba ia mendorong Paolo Bonora, manajer tim Aprilia.
"Saya punya potensi untuk meraih kemenangan, tapi begitulah balapan," kata Martin dalam wawancara dengan MotoGP.com. "Saya sangat kecewa saat masuk ke pit. Saya berusaha tetap tenang selama balapan, tapi begitu masuk garasi, ketegangan langsung terasa."
Permintaan Maaf Langsung, Tapi Bonora Belum Ditemui
Martin mengaku langsung mencari Bonora setelah mereda. "Saya pergi untuk meminta maaf karena telah mendorongnya. Ini sama sekali tidak perlu," ujar Martin. "Saya sudah mencari di kantornya tetapi dia tidak ada di sana, jadi saya akan mencarinya sekarang."
Klasemen Makin Tertinggal dari Bezzecchi
Gagal meraih poin di Catalunya menjadi pukulan telak bagi Martin. Kini ia tertinggal 15 poin dari rekan setimnya, Marco Bezzecchi, yang memuncaki klasemen sementara MotoGP 2026.
"Saya akan mengambil sisi positifnya, yaitu saya bisa cepat," pungkas Martinator. Namun, insiden ini meninggalkan pekerjaan rumah besar: mengelola emosi di momen kritis dan menjaga hubungan dengan kru yang justru menjadi pendukungnya di garasi.