LAHAT — Pembangunan fisik di Desa Lubuk Tampang, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat, berjalan dengan standar ketat. Satgas TMMD ke-128 Kodim 0405/Lahat memastikan setiap material lolos seleksi, termasuk mengayak pasir sebelum dicampur semen.
Mengapa Pasir Harus Diayak Sebelum Dicor?
Langkah ini memisahkan material kasar seperti kerikil dan kotoran dari pasir halus. Hasilnya, campuran semen menjadi lebih homogen dan berkualitas.
“Dengan material yang baik, hasil plester dinding diharapkan lebih rapi, kokoh, dan tahan lama,” demikian dikutip dari keterangan resmi satgas, Kamis (14/5/2026).
Dansatgas: Ketelitian Personel Bentuk Tanggung Jawab
Komandan Satgas TMMD ke-128, Letkol Inf David Jihandika Henry Wijayanto, menegaskan kualitas pembangunan menjadi prioritas utama di setiap tahapan. Ia menyebut ketelitian personel dalam memilih dan mengolah material bangunan merupakan bentuk tanggung jawab terhadap hasil akhir.
“Setiap tahapan pekerjaan harus dilakukan dengan baik agar hasil pembangunan benar-benar maksimal dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang,” ujar Dansatgas.
Target Manfaat Jangka Panjang untuk Warga Lubuk Tampang
Program TMMD ke-128 tidak hanya mengejar target fisik, tetapi juga memastikan infrastruktur memiliki daya tahan tinggi. Dengan proses pengayakan pasir, risiko dinding retak atau plester mengelupas di kemudian hari bisa diminimalkan.
“Kami ingin seluruh sasaran fisik TMMD memiliki kualitas yang baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat Desa Lubuk Tampang untuk waktu yang lama,” tutup Letkol David.