Pencarian

Jonjo Shelvey Masih Pegang Rekor Charlton, Debut di Usia 16 Tahun 59 Hari

Senin, 12 Oktober 2026 • 17:11:01 WIB
Jonjo Shelvey Masih Pegang Rekor Charlton, Debut di Usia 16 Tahun 59 Hari
Jonjo Shelvey debut bersama Charlton Athletic pada April 2008 di usia 16 tahun 59 hari.

SUMATERA SELATAN — Jonjo Shelvey tercatat sebagai pemain termuda Charlton Athletic setelah debut pada April 2008 di usia 16 tahun 59 hari, masuk sebagai pengganti saat timnya kalah 3-0 dari Barnsley di Championship. Gelar itu bertahan lebih dari satu dekade, dan Shelvey juga menyandang status pencetak gol termuda klub setelah mencetak gol pada Januari berikutnya, masih di usia 16 tahun.

Laga melawan Barnsley di Championship jadi momen yang tak akan dilupakan Shelvey. Charlton sudah dipastikan gagal menembus babak play-off, sehingga pelatih memberi kesempatan kepada pemain muda. Shelvey pun masuk sebagai pengganti dan mencatatkan namanya di buku rekor klub.

Dua hari berselang, ia kembali ke bangku sekolah dengan dada membusung. "Saya bermain pada Sabtu, kami kalah 3-0 di kandang Barnsley, lalu Seninnya saya berjalan di sekolah dengan sangat bangga, jemawa," kata Shelvey kepada FourFourTwo.

Rekor Debut yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade

Charlton saat itu memang tak punya target tersisa di kompetisi, sehingga memberi ruang bagi pemain akademi. Shelvey mengaku tidak gentar karena sudah berlatih bersama tim senior sejak usia 14 tahun. Ia merasa nyaman bertanding di level dewasa meski masih berstatus pelajar.

Status pemain termuda klub itu membuatnya punya bahan gengsi di lingkungan sekolah. Namun konsekuensi dari karier yang menanjak juga datang cepat, termasuk urusan yang jauh dari lapangan.

Alan Pardew dan Jawaban Tak Terduga soal Prom Sekolah

Selepas laga melawan Barnsley, Shelvey sempat menemui manajer Alan Pardew untuk menanyakan sesuatu yang cukup pribadi. Ia ingin memastikan apakah masih bisa mengantar seorang gadis ke prom sekolah musim panas itu, karena ia perlu memberi kabar kepastian.

Jawaban Pardew justru di luar dugaan. "Dia hanya tertawa dan berkata: 'Katakan pada gadis itu kamu tidak bisa datang, karena kamu akan ikut tur pramusim Charlton!'," ujar Shelvey menirukan mantan manajernya itu.

Keputusan Pardew itu menandai langkah awal Shelvey menembus skuad utama secara permanen. Tur pramusim jadi ajang pembuktian bagi gelandang muda yang kala itu masih berusia belasan.

Gol Pertama di Usia 16 Tahun

Januari berikutnya, Shelvey menambah koleksi rekornya. Ia menjadi pencetak gol termuda Charlton, masih di usia 16 tahun. Catatan itu melengkapi statusnya sebagai pemain termuda yang pernah tampil dan mencetak gol untuk klub London selatan tersebut.

Pada musim 2009/10, menit bermainnya di League One meningkat. Performa itu membuat sejumlah klub besar mulai memantau perkembangannya, dan Liverpool menjadi yang paling serius.

Menuju Liverpool dan Mimpi Bermain dengan Steven Gerrard

Manajer Charlton saat itu, Phil Parkinson, bersama chief executive Richard Murray memanggil Shelvey untuk berbicara. Mereka menanyakan siapa pemain favoritnya. Shelvey menjawab Steven Gerrard.

"Mereka bilang: 'Nah, musim depan kamu akan bermain bersamanya'," kenang Shelvey. Charlton telah menerima tawaran dari Liverpool dan prosesnya tuntas. Ia meneken kontrak pada Mei, saat Charlton masih berlaga di play-off, sehingga tak bisa tampil untuk klub lamanya karena khawatir cedera.

Shelvey harus menunggu awal musim baru untuk kembali bermain. Meski begitu, ia dan keluarganya merasa sangat bangga dengan kepindahan tersebut. Langkah itu menjadi pintu masuknya ke level elite sepak bola Inggris.

Perjalanan dari bangku sekolah di Charlton hingga ke Liverpool menunjukkan bagaimana kepercayaan pada pemain muda bisa mengubah arah karier. Shelvey membuktikan bahwa debut di usia 16 tahun bukan sekadar catatan statistik, melainkan titik awal perjalanan panjang di sepak bola profesional.

Follow sumseloke.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: fourfourtwo.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks