Pencarian

Kabut Asap Pekat Selimuti Palembang Sejak Dinihari, Warga Keluhkan Gangguan Pernapasan

Minggu, 23 Agustus 2026 • 13:58:01 WIB
Kabut Asap Pekat Selimuti Palembang Sejak Dinihari, Warga Keluhkan Gangguan Pernapasan
Kabut asap pekat menyelimuti Palembang sejak dinihari hingga siang, Minggu (tanggal).

PALEMBANG — Kualitas udara di Palembang kembali memburuk seiring tebalnya kabut asap yang menyelimuti wilayah kota sejak Minggu dinihari. Warga yang tetap beraktivitas di luar rumah mulai merasakan dampak langsung, terutama pada sistem pernapasan.

Napas Warga Mulai Terganggu Saat Beraktivitas di Luar Rumah

Salah satu keluhan datang dari Sahid, warga Batujajar, yang mengaku napasnya terasa tidak nyaman saat menghadiri sebuah kegiatan di Kantor Gubernur Sumatera Selatan, Minggu pagi.

"Tadi pagi waktu ikut acara di Kantor Gubernur, napas saya agak terasa terganggu. Memang belum sampai sesak, tetapi udara yang dihirup terasa kurang nyaman karena seperti bercampur asap," ujar Sahid.

Kabut Mulai Terasa Sejak Dini Hari

Berdasarkan pantauan di lapangan, kabut asap pekat terlihat menyelimuti Palembang sejak dinihari dan belum menunjukkan tanda-tanda menguap hingga memasuki siang. Aroma asap yang menyengat mulai tercium di sejumlah titik, menambah kekhawatiran warga akan memburuknya kualitas udara.

Kualitas Udara Palembang Kian Menurun Imbas Karhutla

Kondisi ini memperparah situasi yang sudah berlangsung beberapa waktu terakhir. Kualitas udara di Palembang memang tengah menurun akibat dampak kebakaran hutan dan lahan yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Selatan.

Penurunan kualitas udara ini menjadi perhatian serius, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan mereka yang memiliki riwayat penyakit pernapasan. Masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker jika terpaksa keluar rumah.

Follow sumseloke.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: palpres.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks