Pencarian

Melirik Budaya Nongkrong Palembang: 11 Kafe Estetik yang Layak Disambangi

Rabu, 12 Agustus 2026 • 20:50:20 WIB
Melirik Budaya Nongkrong Palembang: 11 Kafe Estetik yang Layak Disambangi
Melirik Budaya Nongkrong Palembang: 11 Kafe Estetik yang Layak Disambangi

PALEMBANG - Tren nongkrong di Palembang telah bergeser. Kafe tidak lagi sekadar tempat melepas dahaga, melainkan menjadi ruang sosial yang memadukan kuliner, desain interior, dan kenyamanan. Fenomena ini mendorong bermunculannya kafe-kafe baru dengan berbagai konsep menarik.

Perkembangan ini terlihat jelas di Palembang. Semakin banyak tempat yang menawarkan desain industrial, rumah kolonial vintage, taman hijau, hingga ruang minimalis yang nyaman untuk bekerja atau bersantai. Setiap kafe memiliki daya tariknya sendiri-sendiri.

Bagi para pengunjung, memilih kafe kini bukan perkara sepele. Desain interior, pencahayaan, kenyamanan kursi, ketersediaan Wi-Fi, area outdoor, hingga sudut-sudut yang fotogenik menjadi pertimbangan penting. Hal ini kemudian memunculkan istilah kafe instagramable.

Berbagai rekomendasi kafe Palembang terbaru pun bermunculan, menempatkan estetika visual dan kenyamanan sebagai paket lengkap pengalaman bersantai. Lokasinya pun beragam, mulai dari pusat kota yang ramai hingga area yang lebih tenang dan jauh dari kepadatan.

Setiap orang punya kebutuhan yang berbeda saat berkunjung ke kafe. Ada yang ingin bertemu teman, mengerjakan tugas, bekerja dari kafe, menikmati kopi, atau mencari latar foto yang instagramable. Karena itu, pilihan kafe menjadi sangat personal dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Berikut sebelas rekomendasi yang dapat dipertimbangkan.

1. SOREE, Dua Lantai dengan Nuansa Estetik

SOREE menjadi salah satu kafe yang menarik perhatian karena mengusung bangunan dua lantai dengan tampilan modern. Lokasinya berada di kawasan Jalan Veteran, sehingga cukup strategis bagi yang ingin mencari tempat nongkrong di area perkotaan.

Bagian interior menawarkan sejumlah sudut yang dapat dimanfaatkan untuk berfoto. Pencahayaan dan penataan ruangan membuat suasananya terasa modern tanpa kehilangan kesan santai. Area yang tersedia juga memungkinkan pengunjung memilih tempat sesuai kebutuhan, baik untuk berbincang maupun menikmati minuman dengan suasana lebih tenang.

SOREE juga dikenal sebagai salah satu tempat yang mengedepankan pengalaman visual. DetikSumbagsel dalam rekomendasi terbarunya menyebut kafe ini sebagai salah satu pelopor tempat “ngopi cantik” di pusat Palembang, dengan bangunan dua lantai dan pencahayaan yang mendukung aktivitas fotografi. 

Pilihan menu seperti kopi, pastry, roti, dan makanan ringan membuat SOREE cocok untuk nongkrong santai pada siang hingga malam hari.

2. Day One Café, Konsep Industrial yang Modern

Day One Café di Jalan Bangau menawarkan konsep industrial dengan dominasi warna abu-abu dan putih. Gaya tersebut diperkuat dengan elemen beton, kerikil, serta tanaman hijau pada area outdoor.

Konsep seperti ini membuat Day One cukup fleksibel. Area indoor dapat menjadi pilihan ketika menginginkan suasana yang lebih tenang dan sejuk, sedangkan bagian outdoor menawarkan atmosfer yang lebih terbuka.

Keberadaan tanaman juga memberikan sentuhan alami di tengah konsep industrial. Kombinasi warna monokrom dan unsur hijau menghasilkan latar yang menarik untuk foto.

Kafe ini juga cocok untuk kunjungan malam. Rekomendasi terbaru detikSumbagsel mencatat Day One sebagai salah satu tempat nongkrong malam di Palembang dengan konsep industrial minimalis dan area outdoor yang dihiasi tanaman. 

Menu kopi dan non-kopi tersedia bersama makanan yang dapat dinikmati sambil berbincang. Karena itu, Day One cocok untuk pertemuan santai setelah aktivitas harian.

3. Bonn Garden Café, Nongkrong dengan Nuansa Taman

Bonn Garden Café menawarkan pendekatan berbeda melalui penggunaan tanaman sebagai bagian dari dekorasi. Area outdoor yang dipenuhi elemen hijau memberikan kesan seperti nongkrong di taman.

Konsep tersebut menjadi daya tarik utama bagi pencinta suasana terbuka. Cahaya alami pada siang hari juga dapat membuat area outdoor terasa lebih hidup dan menghasilkan foto dengan karakter yang lebih natural.

Bagian indoor tersedia untuk pengunjung yang lebih menyukai ruangan tertutup. Dengan pilihan dua area tersebut, Bonn Garden cukup fleksibel untuk berbagai kebutuhan.

Kafe ini juga beberapa kali muncul dalam rekomendasi tempat nongkrong estetik Palembang. Sumber lokal menempatkannya sebagai salah satu tempat dengan suasana tropis dan nyaman untuk bersantai. 

Pilihan menu yang beragam membuatnya tidak hanya cocok untuk menikmati kopi. Makanan ringan maupun hidangan utama dapat menjadi teman berbincang dalam waktu yang lebih lama.

4. Toby’s Estate, Pilihan untuk Nongkrong dan Bersantap

Toby’s Estate berada di Jalan Letkol Iskandar dan menawarkan suasana yang lebih modern. Tempat ini menarik bagi pengunjung yang ingin menggabungkan aktivitas nongkrong dengan makan dalam satu kunjungan.

Pilihan minuman cukup beragam, mulai dari kopi hingga minuman non-kopi seperti matcha dan cokelat. Untuk makanan, tersedia beberapa menu berat seperti nasi goreng, donburi, dan pasta.

Keunggulan konsep seperti ini terletak pada fleksibilitas. Tempat tidak hanya cocok untuk sekadar minum kopi, tetapi juga dapat digunakan untuk makan bersama keluarga, teman, atau pasangan.

Interior yang tertata rapi memberikan ruang yang cukup untuk menikmati makanan sekaligus mengambil foto. Pemilihan sudut meja dan pencahayaan dapat menghasilkan dokumentasi yang lebih menarik tanpa perlu dekorasi berlebihan.

Toby’s Estate dapat menjadi pilihan ketika kebutuhan utama bukan hanya mencari kopi, melainkan tempat dengan menu lengkap untuk menghabiskan waktu lebih lama.

5. Morning Ego Coffee, Bangunan Lama dengan Sentuhan Vintage

Morning Ego Coffee menawarkan suasana berbeda melalui konsep vintage. Kafe ini memanfaatkan karakter bangunan lama sehingga memiliki atmosfer yang tidak mudah ditemukan pada kafe dengan desain modern.

Nuansa vintage memberikan daya tarik tersendiri untuk fotografi. Dinding, perabot, dan elemen bangunan dapat menjadi latar foto yang memiliki karakter kuat.

Selain menarik secara visual, Morning Ego juga cocok untuk aktivitas yang membutuhkan suasana relatif tenang. Pekerjaan dari kafe, membaca, maupun mengerjakan tugas dapat dilakukan sambil menikmati kopi.

Konsep seperti ini sejalan dengan perkembangan fungsi coffee shop di kota-kota besar. Kafe kini semakin sering dipilih bukan hanya untuk bersosialisasi, tetapi juga sebagai ruang alternatif untuk bekerja dan belajar. Tren WFC tersebut juga terlihat dalam berbagai rekomendasi kafe Palembang yang menekankan kenyamanan, Wi-Fi, dan ruang kerja sebagai fasilitas tambahan. 

Morning Ego cocok bagi pencinta bangunan klasik dan suasana yang lebih kalem.

6. Luthier Coffee, Minimalis dengan Sentuhan Jepang

Luthier Coffee menawarkan konsep minimalis yang memadukan warna hijau dan putih dengan furnitur berbahan kayu. Elemen tersebut memberikan sentuhan Jepang yang membuat atmosfer kafe terasa lebih hangat.

Bagi pencinta kopi, pilihan minuman menjadi salah satu alasan untuk berkunjung. Menu seperti piccolo, flavored latte, affogato, dan macchiato dapat menjadi pilihan sesuai preferensi.

Penataan ruang juga memberikan sejumlah sudut menarik untuk fotografi. Dominasi kayu dan warna lembut membuat foto terasa lebih natural dan tidak terlalu ramai.

Lokasinya di kawasan Citra Grand City Golden Boulevard memberikan suasana yang relatif berbeda dibandingkan kafe yang berada di pusat keramaian. Karakter tersebut membuat Luthier cocok bagi pengunjung yang ingin menikmati kopi dengan atmosfer lebih tenang.

Sejumlah rekomendasi lokal juga memasukkan Luthier Coffee sebagai tempat dengan desain menarik dan suasana yang mendukung aktivitas nongkrong. 

7. Koloni Coffee, Menikmati Kopi di Bangunan Bersejarah

Koloni Coffee memiliki daya tarik yang cukup unik karena menggunakan rumah peninggalan kolonial sebagai bagian dari identitas tempat. Konsep tersebut menghasilkan atmosfer vintage yang kuat.

Penggunaan furnitur dan benda-benda bergaya lama semakin memperkuat karakter. Kursi rotan, radio, mesin tik, televisi lama, serta lantai dengan motif klasik menjadi elemen dekoratif yang menarik.

Bangunan bersejarah juga memberikan pengalaman berbeda dibandingkan kafe yang sengaja dibuat baru dengan konsep vintage. Setiap elemen memiliki konteks visual yang membuat tempat terasa lebih autentik.

Bagi pencinta fotografi arsitektur dan interior, Koloni Coffee memiliki banyak kemungkinan sudut pengambilan gambar. Warna, tekstur, dan perabot lama dapat menghasilkan foto dengan nuansa klasik.

Selain menikmati suasana, kopi dan makanan yang tersedia membuat kunjungan tetap berorientasi pada pengalaman kuliner. Jadi, aktivitas di Koloni tidak hanya berhenti pada mengambil foto.

8. FOW Coffee, Clean Look yang Kekinian

FOW Coffee di kawasan Ilir Barat II dikenal sebagai salah satu tempat nongkrong yang banyak diminati kalangan muda. Konsep visualnya cenderung clean dengan warna putih, abu-abu, dan krem.

Tampilan minimalis semacam ini memberikan keuntungan untuk fotografi karena latar tidak terlalu ramai. Warna netral juga membuat objek utama, seperti minuman atau makanan, lebih mudah menjadi pusat perhatian.

Area outdoor turut menjadi pilihan ketika ingin menikmati udara terbuka. Sementara itu, area indoor dapat digunakan untuk berbincang atau mengerjakan aktivitas yang membutuhkan meja dan suasana lebih tenang.

FOW Coffee juga memiliki menu seperti es kopi susu dan milkshake, sementara makanan ringan seperti French fries serta menu bercita rasa salted egg dapat menjadi pendamping.

Sumber lokal yang membahas kafe estetik Palembang menyebut FOW sebagai tempat dengan clean look dan pilihan area indoor serta outdoor. Live music pada waktu tertentu juga menjadi tambahan hiburan. 

9. KOPI PULANG, Tempat Sederhana untuk Penikmat Kopi

KOPI PULANG di Jalan Jenderal Sudirman dapat menjadi pilihan bagi pencinta kopi yang lebih mengutamakan minuman dan suasana santai.

Salah satu menu yang menjadi identitas tempat ini adalah es kopi pulang. Karakter minuman kopi susu yang mudah dinikmati membuatnya cocok untuk menemani percakapan ringan.

Desain kafe tidak perlu selalu penuh dekorasi untuk menghasilkan suasana menarik. Tata ruang yang sederhana, pencahayaan yang tepat, dan penyajian minuman yang rapi sudah cukup menghasilkan visual yang enak dipandang.

Lokasinya yang berada di kawasan pusat kota juga menjadi kelebihan. KOPI PULANG dapat dijadikan tempat singgah setelah beraktivitas di sekitar Jalan Jenderal Sudirman.

Tempat seperti ini cocok bagi pengunjung yang ingin menikmati kopi tanpa harus mencari kafe dengan konsep dekorasi yang terlalu kompleks.

10. KMJ Coffee Shop, Nyaman untuk Nugas

KMJ Coffee Shop di Jalan Inspektur Marzuki menawarkan suasana yang relatif nyaman untuk aktivitas belajar maupun bekerja. Harga menu yang terjangkau menjadi salah satu alasan tempat seperti ini diminati pelajar dan mahasiswa.

Meja yang dapat digunakan untuk membuka laptop atau buku menjadi nilai tambah. Suasana yang tidak terlalu formal membuat pekerjaan dapat dilakukan sambil menikmati minuman dan makanan ringan.

Konsep WFC sendiri semakin berkembang karena coffee shop menawarkan alternatif ruang kerja dengan atmosfer yang lebih santai. Sejumlah kafe Palembang bahkan secara khusus dipilih berdasarkan ketersediaan Wi-Fi, colokan, tempat duduk, dan tingkat kenyamanan. 

KMJ dapat menjadi pilihan bagi yang mencari tempat nongkrong fungsional. Selain untuk mengerjakan tugas, kafe ini juga dapat digunakan sebagai tempat bertemu teman.

11. York Café, Nongkrong dengan Menu yang Lebih Lengkap

York Café berada di Jalan Jenderal Basuki Rahmat dan memiliki konsep yang cukup fleksibel. 

Tempat ini menyediakan menu dengan pilihan yang luas, termasuk hidangan bergaya western dan menu yang lebih familiar dengan selera lokal.

Pizza, steak, dan sop buntut menjadi beberapa pilihan makanan yang dapat dinikmati. Keberagaman menu membuat York Café sesuai untuk rombongan dengan selera berbeda.

Dari sisi suasana, tempat seperti ini lebih cocok bagi pengunjung yang ingin menggabungkan aktivitas nongkrong dan makan. 

Tidak perlu berpindah tempat ketika ingin menikmati hidangan utama setelah memesan minuman.

Pilihan menu yang luas juga membuat York Café dapat digunakan untuk berbagai kesempatan, mulai dari pertemuan santai hingga makan bersama keluarga.

Cara Memilih Kafe yang Sesuai Kebutuhan

Memilih kafe tidak cukup hanya berdasarkan tampilan foto di media sosial. Kondisi sebenarnya dapat berbeda bergantung pada waktu kunjungan, tingkat keramaian, pencahayaan, dan posisi tempat duduk.

Bagi yang ingin menghasilkan foto dengan pencahayaan alami, waktu siang dapat menjadi pilihan. Sementara itu, kafe dengan lampu dekoratif biasanya memiliki karakter visual berbeda ketika dikunjungi malam hari.

Jika tujuan utama adalah bekerja atau mengerjakan tugas, fasilitas seperti Wi-Fi, colokan listrik, ukuran meja, dan tingkat kebisingan lebih penting daripada dekorasi. 

Morning Ego dan KMJ, misalnya, lebih relevan untuk kebutuhan yang membutuhkan waktu duduk lebih lama.

Untuk pertemuan santai, area outdoor dapat memberikan pengalaman yang lebih nyaman, terutama pada sore hari. Bonn Garden, Day One, dan FOW menawarkan karakter ruang terbuka yang dapat menjadi pertimbangan.

Sementara itu, bagi pencinta fotografi, konsep interior perlu diperhatikan. SOREE menawarkan bangunan dua lantai yang modern, Luthier mengandalkan gaya minimalis dengan elemen kayu, sedangkan Koloni memiliki karakter vintage dari bangunan dan perabot lama.

Jam operasional juga sebaiknya diperiksa sebelum berangkat. Informasi mengenai jam buka kafe dapat berubah, terutama pada akhir pekan atau ketika terdapat acara khusus.

Pada akhirnya, cafe instagramable di palembang bukan hanya tentang mendapatkan latar foto yang menarik, tetapi juga menemukan tempat yang nyaman untuk menikmati kopi, makanan, dan waktu berkualitas.

Follow sumseloke.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks