Pencarian

Pokemon Red, Blue, dan Yellow Edisi Cetakan Pertama Terjual Rp 35,6 Miliar ke Kolektor Dubai

Selasa, 11 Agustus 2026 • 16:22:31 WIB
Pokemon Red, Blue, dan Yellow Edisi Cetakan Pertama Terjual Rp 35,6 Miliar ke Kolektor Dubai
Tiga kaset game Pokemon edisi cetakan pertama terjual seharga Rp 35,6 miliar kepada seorang kolektor asal Dubai.

SUMATERA SELATAN — Transaksi ini dimediasi oleh Nostalgix, rumah lelang khusus barang koleksi retro, dengan pembeli merupakan kolektor asal Dubai yang namanya tidak dipublikasikan. Ketiga kaset game tersebut dinilai oleh PSA (Professional Sports Authenticator), lembaga yang selama ini lebih dikenal sebagai otoritas penilai kartu dagang dan kini merambah industri video game.

Dari hasil penilaian tersebut, Pokemon Blue Version mendapat skor 9,8 sementara Pokemon Red Version dan Pokemon Yellow Version: Special Pikachu Edition sama-sama meraih skor sempurna 10. Angka itu menjadikan ketiganya sebagai cetakan pertama Pokemon dengan nilai tertinggi di dunia.

Nilai 10 dari PSA Jarang Terjadi, Ini Artinya untuk Kondisi Fisik Game

Claire Shelton, Kepala PSA Video Games, menjelaskan bahwa skor 10 hampir mustahil didapat untuk game era 1990-an. Menurutnya, proses manufaktur dengan metode injeksi selalu meninggalkan bekas garis halus atau ketidakkonsistenan kecil pada kemasan maupun kartrid.

"Kami mencari kesempurnaan, atau setidaknya sedekat mungkin dengan kesempurnaan. Karena dengan komponen yang dicetak dengan metode injeksi, akan selalu ada garis-garis yang terlihat tepat di tempat sesuatu terlepas dari cetakan, atau kerumitan proses manufaktur akan menyebabkan sedikit ketidakkonsistenan," ujar Shelton.

Fakta bahwa dua dari tiga game tersebut mendapat nilai 10 berarti PSA hampir tidak menemukan cacat visual sama sekali pada Pokemon Red dan Yellow. Untuk Pokemon Blue yang mendapat 9,8, kondisinya masih tergolong luar biasa untuk barang berusia lebih dari dua dekade.

Posisi di Papan Atas Transaksi Game Fisik Termahal

Nathan Howerton, pemilik sekaligus pendiri Nostalgix yang menjadi perantara penjualan, menyebut kesepakatan ini menempati posisi kedua dalam daftar transaksi video game berperingkat termahal. Rekor pertama masih dipegang salinan Super Mario Bros. untuk NES yang terjual USD 3 juta (sekitar Rp 53,4 miliar) di lelang Heritage Auctions pada Juni 2026.

Kaset Super Mario Bros. tersebut diberi nilai 9,6 oleh PSA dan masih tersegel sejak diproduksi. Direktur konsinyasi video game Heritage, Evan Masingill, mengungkapkan bahwa game itu baru ditemukan beberapa bulan sebelum lelang di dalam paket konsol NES Control Deck yang belum pernah dibuka.

"Kisah di baliknya yang luar biasa - game ini baru ditemukan beberapa bulan lalu di dalam paket konsol NES Control Deck yang masih baru, artinya belum disentuh selama hampir 40 tahun - membuat hasilnya semakin mengesankan," kata Masingill.

Kolektor Tetap Memburu Media Fisik di Era Digital

Howerton menilai transaksi ini menjadi bukti bahwa game fisik bukan sekadar barang nostalgia, melainkan aset bernilai sejarah. Ia menyebut salinan bersertifikasi PSA dengan kondisi terbaik akan terus dicari kolektor serius.

"Di dunia yang semakin digital, para kolektor terus memberikan nilai luar biasa pada media fisik. Penjualan tiga game Pokemon bersertifikasi PSA ini menunjukkan bahwa salinan fisik yang benar-benar luar biasa bukan hanya artefak nostalgia - tetapi juga bagian tak tergantikan dari sejarah game," katanya.

Bagi gamer Indonesia yang masih menyimpan koleksi game lawas di rumah, kabar ini bisa jadi pengingat bahwa beberapa judul tertentu bisa bernilai jauh di atas harga belinya. Namun perlu dicatat, nilai fantastis seperti ini hanya berlaku untuk cetakan pertama dengan kondisi tersegel dan bersertifikasi lembaga penilai internasional, bukan untuk unit bekas pakai biasa.

Follow sumseloke.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inet.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks