Pencarian

Bulog Sumut Siap Salurkan Bantuan Beras ke 1,73 Juta Warga, Stok 51.000 Ton di Gudang

Kamis, 06 Agustus 2026 • 10:16:01 WIB
Bulog Sumut Siap Salurkan Bantuan Beras ke 1,73 Juta Warga, Stok 51.000 Ton di Gudang
Bulog Sumatera Utara menyiapkan 51.000 ton beras untuk menyalurkan bantuan pangan kepada 1,73 juta keluarga penerima manfaat di provinsi tersebut.

SUMATERA SELATAN — Medan — Bulog Sumatera Utara tengah bergerak cepat menyambut penugasan pemerintah. Sebanyak 1,73 juta keluarga penerima manfaat di provinsi ini akan menerima jatah beras bantuan pangan, dan perusahaan pelat merah itu mengklaim seluruh logistik telah disiapkan.

"Kami siap menyalurkan bantuan pangan pada Agustus ini karena stok beras mencukupi," ujar Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto di Medan, Selasa.

Stok 51.000 Ton dan Tambahan dari Pusat

Budi membeberkan total kebutuhan untuk satu tahap penyaluran mencapai 17.300 ton. Jika program berjalan tiga tahap, maka volume beras yang digelontorkan ke masyarakat bisa menembus 51.900 ton.

Angka itu masih di bawah kapasitas gudang. Saat ini Bulog Sumut menyimpan 51.000 ton beras. Apabila kebutuhan membengkak, perusahaan tinggal mengajukan permintaan tambahan ke kantor pusat.

"Jika diperlukan tambahan, kami tinggal mengajukan permintaan ke pusat untuk memenuhi kebutuhan penyaluran bantuan pangan," kata Budi.

Proses pengemasan beras juga tengah berjalan. Menurut Budi, semua persiapan teknis sudah rampung dan tinggal menunggu instruksi resmi.

"Kami tinggal menunggu penugasan dari pemerintah. Apabila penyaluran dimulai pada 17 Agustus, kami sudah siap melaksanakannya," tuturnya.

Serapan Gabah Petani Baru Capai 50 Persen

Di sisi hulu, Bulog Sumut juga menggenjot penyerapan gabah dari petani lokal. Per 2 Agustus 2026, realisasi pembelian mencapai 18.127 ton atau sekitar 50,98 persen dari target 35.556 ton setara beras.

Budi menyebut potensi serapan masih akan bertambah lantaran Agustus merupakan masa panen. Ini menjadi momen penting untuk mengisi stok sekaligus menjaga harga gabah di tingkat petani tetap stabil.

Program bantuan pangan ini sendiri merupakan instruksi Badan Pangan Nasional (Bapanas). Secara nasional, Bulog ditugaskan menyalurkan 997,2 ribu ton beras tahap kedua kepada 33,24 juta keluarga penerima manfaat mulai 17 Agustus 2026.

Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan program ini berfungsi ganda: jaring pengaman sosial dan instrumen stabilisasi pangan. Di tengah fluktuasi harga beras, bantuan ini diharapkan meringankan beban belanja rumah tangga sekaligus menjaga inflasi pangan tetap terkendali.

Bagi Sumatera Utara, penyaluran yang tepat waktu menjadi krusial. Provinsi ini termasuk salah satu lumbung pangan nasional, dan kelancaran distribusi dari gudang Bulog ke tangan penerima akan menentukan efektivitas program secara keseluruhan.

Follow sumseloke.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks