Pencarian

Pertamina International Shipping Setor Rp 4,87 Triliun ke Negara, Laba Bersih Tembus US$ 572 Juta

Selasa, 28 Juli 2026 • 11:58:01 WIB
Pertamina International Shipping Setor Rp 4,87 Triliun ke Negara, Laba Bersih Tembus US$ 572 Juta
PIS mencatat laba bersih US$ 572 juta sepanjang 2025 dengan total pendapatan US$ 3.333,69 juta.

SUMATERA SELATAN — Sepanjang 2025, PIS mengangkut 107,69 miliar liter minyak mentah, produk kilang, BBM, dan LPG. Angka tersebut mencerminkan volume distribusi energi yang setara dengan kebutuhan bahan bakar dan gas rumah tanga Indonesia selama periode tertentu.

Efisiensi Biaya dan Ekspansi Bisnis Jadi Motor Pertumbuhan

Pjs. Corporate Secretary PIS Vega Pita menjelaskan, pertumbuhan laba bersih dan pendapatan merupakan hasil kombinasi penguatan armada, disiplin operasional, dan efisiensi biaya yang konsisten di seluruh lini bisnis. "Ini membuktikan bahwa PIS bisa terus bertumbuh di tengah tantangan geopolitik industri yang dinamis," ujarnya di Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Dari sisi pendapatan, perseroan membukukan US$ 3.333,69 juta. Kenaikan laba didorong oleh pengelolaan biaya yang lebih ketat serta diversifikasi bisnis ke pasar non-captive — alias tidak hanya mengandalkan angkutan untuk grup Pertamina.

Armada Membengkak, Ekspansi ke LNG dan Petrokimia

Hingga 2025, PIS mengelola dan mengawasi 111 kapal sebelum integrasi bisnis hilir di lingkungan Pertamina Group. Ekspansi paling menonjol terjadi di segmen LNG, di mana perseroan mengangkut 11 shipment — melonjak 5,5 kali lipat dibandingkan realisasi 2024.

Tak hanya itu, PIS juga memperluas bisnis gas dan petrokimia dengan mengangkut 28 shipment Vinyl Chloride Monomer (VCM), serta melakukan pengiriman perdana slab steel sebanyak 30.216 metrik ton. Langkah ini menjadi bukti diversifikasi bisnis di luar angkutan minyak dan gas konvensional.

Turunkan Emisi 158 Persen dari Target, Raih Peringkat ESG BB

Di bidang keberlanjutan, PIS berhasil menurunkan emisi sebesar 116.761 tCO2e — mencapai 158 persen dari target 2025. Capaian ini didukung optimalisasi pelayaran melalui penggunaan teknologi dan operasional kapal yang lebih efisien.

Komitmen lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) perseroan juga diakui MSCI dengan peringkat BB. PIS pun dinobatkan sebagai Top Employer Indonesia 2025 berkat peningkatan produktivitas dan pengembangan sumber daya manusia.

Rumah Sakit Kapal dan Konservasi Laut: Dampak Sosial Nyata

Pada aspek tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), PIS mencatatkan 76.151 penerima manfaat program. Bersama doctorSHARE, perseroan menghadirkan layanan Rumah Sakit Kapal di Waigeo selama 60 hari, melayani 4.099 pasien di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Perseroan juga memperkuat konservasi lingkungan melalui penanaman 38.000 mangrove, 3.200 lamun, dan 625 terumbu karang, serta melakukan penandaan terhadap tujuh hiu paus untuk mendukung pelestarian keanekaragaman hayati laut.

Vega menambahkan, penguatan armada yang didorong disiplin operasional dan standar keselamatan kelas dunia ini berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas dan daya saing armada, sekaligus kinerja keuangan perseroan. "Capaian sepanjang 2025 menjadi modal penting bagi PIS untuk terus memperkuat daya saing di industri maritim global yang berkelanjutan," tutupnya.

Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks