Pencarian

Harga Emas Antam di Sumsel Turun Rp4.000 per Gram, Buyback Ikut Terkoreksi Jadi Rp2,341 Juta

Senin, 20 Juli 2026 • 13:20:31 WIB
Harga Emas Antam di Sumsel Turun Rp4.000 per Gram, Buyback Ikut Terkoreksi Jadi Rp2,341 Juta
Harga emas batangan Antam di Sumatera Selatan turun Rp4.000 menjadi Rp2.610.000 per gram pada perdagangan hari ini.

PALEMBANG — Harga emas batangan Antam di Sumatera Selatan mengalami koreksi pada perdagangan Senin ini. Berdasarkan data dari laman Logam Mulia, harga emas ukuran 1 gram turun Rp4.000 menjadi Rp2.610.000 per gram.

Penurunan juga terjadi pada harga buyback atau harga jual kembali emas Antam. Logam Mulia menetapkan harga buyback turun menjadi Rp2.341.000 per gram.

Kebijakan pajak tetap berlaku untuk setiap transaksi. Pembelian emas Antam dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,25 persen dari harga dasar yang tertera di laman resmi.

Buyback di Atas Rp10 Juta Kena Pajak 1,5 Persen

Bagi warga Sumsel yang hendak menjual kembali emas batangan, perlu memperhatikan ketentuan pajak. Setiap transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10.000.000 akan dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen.

Pajak tersebut akan dipotong langsung dari total nilai transaksi pada saat pelaksanaan buyback. Ketentuan ini berlaku di seluruh gerai Logam Mulia, termasuk di Sumatera Selatan.

Daftar Lengkap Harga Emas Antam di Sumsel

Berikut harga emas batangan Antam untuk berbagai ukuran yang berlaku hari ini:

  • 0,5 gram: Rp1.355.000
  • 1 gram: Rp2.610.000
  • 2 gram: Rp5.160.000
  • 3 gram: Rp7.715.000
  • 5 gram: Rp12.825.000
  • 10 gram: Rp25.595.000
  • 25 gram: Rp63.862.000
  • 50 gram: Rp127.645.000
  • 100 gram: Rp255.212.000
  • 250 gram: Rp637.765.000
  • 500 gram: Rp1.275.320.000
  • 1.000 gram: Rp2.550.600.000

Harga emas Antam sewaktu-waktu bisa berubah mengikuti pergerakan pasar. Masyarakat dapat memantau harga terbaru melalui laman resmi Logam Mulia.

Bagikan
Sumber: sumsel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks