PALEMBANG — Antusiasme warga Sumatera Selatan menyaksikan laga perebutan juara tiga Piala Dunia 2026 antara Prancis melawan Inggris melampaui ekspektasi. Sebanyak 1.000 lebih penonton memadati halaman TVRI Sumsel di Jalan Pom IX, Palembang, Minggu (20/7) dini hari, melebihi target awal yang hanya 1.000 orang.
Kepala TVRI Sumsel Eflianty Analisa mengungkapkan, jumlah penonton yang hadir terus bertambah hingga melebihi perkiraan. "Nobar pertandingan antara Prancis melawan Inggris untuk memperebutkan juara tiga Piala Dunia 2026 pukul 04.00 WIB dihadiri lebih dari 1.000 penonton," kata Eflianty.
Wadah Nobar Resmi yang Dinantikan Warga dari Empat Daerah
Pemandangan unik terlihat dari asal-usul penonton. Mereka tidak hanya datang dari Kota Palembang, tetapi juga dari Kabupaten Ogan Ilir, Banyuasin, dan Ogan Komering Ulu (OKU). Hal ini membuktikan bahwa masyarakat sangat mendambakan wadah nobar resmi yang menawarkan kenyamanan dan keamanan.
Untuk mengakomodasi ribuan pasang mata, panitia menyiapkan tiga layar berbeda. Ada video Tron LED berukuran 2,5 x 4 meter, layar proyektor, dan layar TV yang ditempatkan di beberapa sudut halaman taman TVRI Sumsel.
Door Prize Sembako dan 18 UMKM Jadi Daya Tarik Tambahan
Bukan sekadar menonton bola, panitia juga menyelenggarakan kuis berhadiah door prize berupa sembako. Strategi ini berhasil membuat suasana semakin semarak meski pertandingan berlangsung dini hari.
Kegiatan ini juga dirancang sebagai ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sebanyak 18 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut berpartisipasi meramaikan nobar. "Kehadiran UMKM ini untuk meramaikan nobar sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan dan memperkuat kebersamaan masyarakat," ujar Eflianty.
Final Argentina vs Spanyol Diprediksi Lebih Padat
Puncak acara baru akan berlangsung pada Senin (21/7) malam, saat Argentina bertemu Spanyol di partai final. Pihak penyelenggara memperkirakan antusiasme warga yang nobar akan jauh lebih banyak dibandingkan laga perebutan juara tiga.
"Untuk final malam besok antusias masyarakat yang nobar diperkirakan akan lebih banyak," pungkasnya.