SEKAYU — Titik longsor di Jalinteng berada di ruas yang selama ini menjadi tulang punggung mobilitas warga Sumatera Selatan. Kapolres Muba AKBP Ruri Prastowo menyebut jalur ini merupakan lintasan padat yang menghubungkan Palembang dengan Lubuklinggau, dua kota utama di provinsi ini.
"Kami mengimbau masyarakat untuk sementara waktu menggunakan jalur alternatif demi menghindari risiko kecelakaan dan kemacetan yang lebih parah, di Jalinteng ini," kata Ruri di Sekayu, Jumat.
Rute Alternatif: Lewat Lubuklinggau-PALI-Lahat
Untuk mengurai kepadatan, pengendara yang hendak menuju Lubuklinggau maupun Palembang disarankan beralih ke jalur alternatif melalui rute Lubuklinggau-PALI-Lahat. Jalur ini bisa digunakan hingga proses penanganan jalan longsor selesai dilakukan.
Polres Muba juga terus berkoordinasi secara intensif dengan instansi terkait untuk mempercepat perbaikan ruas jalan yang terdampak. Personel kepolisian disiagakan di titik longsor untuk mengatur arus kendaraan dan memberikan informasi terkini kepada masyarakat.
Imbauan Kapolres: Jangan Paksakan Diri Melintas
Kapolres menegaskan bahwa keselamatan pengendara menjadi prioritas utama. Ia meminta para pengguna jalan agar mematuhi arahan petugas yang berjaga di lapangan dan tidak memaksakan diri melintasi lokasi longsor apabila kondisi tidak memungkinkan.
"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar mengikuti arahan petugas di lapangan dan memanfaatkan jalur alternatif yang telah disarankan. Keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama," tegasnya.
Kondisi Cuaca dan Rambu Lalu Lintas Jadi Perhatian
Kapolres juga mengingatkan para pengendara untuk selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan perjalanan. Ia berharap masyarakat tetap waspada dan bersabar sampai kondisi jalan benar-benar aman untuk dilalui.
"Keselamatan harus menjadi yang utama. Kami berharap masyarakat tetap waspada dan bersabar sampai kondisi jalan benar-benar aman untuk dilalui," pungkasnya.