LUBUK LINGGAU — Prestasi di kancah provinsi kembali ditorehkan pelajar Kota Lubuk Linggau. Muhammad Qibran Alfarabi, siswa SMP Negeri 1, sukses membawa pulang dua medali emas sekaligus dari ajang O2SN tingkat Sumatera Selatan.
Dua gelar juara itu diraih Qibran pada cabang pencak silat, masing-masing di nomor Tanding (Fighter) dan Seni (Artistik). Hasil ini sekaligus mengantarkannya lolos mewakili Sumatera Selatan ke babak nasional.
Dari Juara Kota ke Panggung Provinsi
Sebelum tampil di Palembang, Qibran sudah lebih dulu menjadi juara O2SN tingkat Kota Lubuk Linggau. Putra pasangan Anton Leo dan Retno Arini itu kemudian bersaing dengan atlet-atlet unggulan dari berbagai kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan.
Kepala SMP Negeri 1 Lubuk Linggau, Anita Efriati, S.Pd, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian anak didiknya. Ia menilai keberhasilan ini buah dari kerja keras, disiplin, dan ketekunan Qibran selama menjalani latihan.
"Alhamdulillah, kami sangat bangga dan bersyukur atas prestasi yang diraih oleh ananda M. Qibran Alfarabi. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa dengan kerja keras, disiplin, ketekunan dan doa, siswa-siswi kita mampu bersaing serta meraih prestasi terbaik di tingkat provinsi bahkan hingga nasional," kata Anita, Sabtu (4/7/2026).
Dukungan Sekolah dan Target Nasional
Anita menambahkan, capaian Qibran tidak lepas dari dukungan keluarga, para pelatih, dan lingkungan sekolah yang terus mendorong lahirnya generasi berprestasi. Pihaknya berkomitmen memberikan pembinaan berkelanjutan kepada seluruh peserta didik.
"Kami di SMP Negeri 1 Lubuk Linggau akan selalu mendukung setiap siswa dalam meraih cita-cita dan prestasi terbaiknya. Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berani bermimpi, berjuang dan memberikan yang terbaik bagi sekolah, keluarga, daerah, serta bangsa," jelasnya.
Ia berharap Qibran tidak cepat berpuas diri dan terus mengasah kemampuan sebelum menghadapi kompetisi nasional. "Semoga prestasi gemilang ini tidak membuat Qibran cepat berpuas diri, melainkan menjadi batu loncatan untuk terus meningkatkan kemampuan, mengasah keterampilan, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi di tingkat nasional," ungkap Anita.