Pencarian

BAZNAS Palembang Salurkan 95 Persen dari Rp12 Miliar Dana Zakat, Infak, dan Sedekah

Kamis, 05 November 2026 • 17:16:01 WIB
BAZNAS Palembang Salurkan 95 Persen dari Rp12 Miliar Dana Zakat, Infak, dan Sedekah
Ketua BAZNAS Kota Palembang Kgs. M. Ridwan Nawawi menyampaikan capaian penghimpunan dan penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah dalam penandatanganan MoU dengan Pemerintah Kota Palembang, Rabu (5/11/2026).

PALEMBANG — Ketua BAZNAS Kota Palembang Kgs. M. Ridwan Nawawi menyampaikan capaian penghimpunan dan penyaluran dana tersebut dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kota Palembang dan BAZNAS Kota Palembang, Rabu (5/11/2026). Kerja sama diperbarui untuk memperkuat penghimpunan zakat, infak, dan sedekah, terutama dari kalangan aparatur sipil negara (ASN).

Ridwan menyebut tingginya persentase penyaluran sebagai bukti bahwa dana yang dipercayakan masyarakat melalui BAZNAS kembali kepada para mustahik. Program yang dijalankan mencakup pengentasan kemiskinan hingga pemberdayaan ekonomi umat.

Rp12 Miliar Terhimpun, 95 Persen Sudah Disalurkan

Dana infak dan sedekah yang dihimpun BAZNAS Kota Palembang sepanjang 2026 mencapai Rp12 miliar. Dari jumlah itu, 95 persen telah disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima.

"Zakat, infak dan sedekah BAZNAS Palembang 2026 ini terhimpun Rp12 miliar, sudah disalurkan 95 persen," kata Ridwan dalam kegiatan tersebut.

Penyaluran diarahkan ke empat bidang utama: pengentasan kemiskinan, bantuan pendidikan, pelayanan kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi umat. Ridwan menilai capaian ini menunjukkan dana yang dihimpun dari masyarakat dikembalikan dalam bentuk program yang menyentuh langsung penerima manfaat.

Partisipasi ASN Baru 60-70 Persen, Tiga OPD Dinilai Belum Optimal

Partisipasi ASN di lingkungan Pemerintah Kota Palembang dalam menyalurkan infak dan sedekah melalui BAZNAS kini berada di kisaran 60 hingga 70 persen. BAZNAS menargetkan angka itu naik hingga 100 persen.

Ridwan mengakui masih ada sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang belum optimal menyalurkan infak dan sedekah melalui BAZNAS. Tiga di antaranya Dinas Pendidikan, Dinas Kearsipan, dan Dinas Perdagangan.

Untuk menutup celah itu, BAZNAS akan mengajak para guru di lingkungan Pemerintah Kota Palembang menyalurkan infak dan sedekah melalui lembaga tersebut. Selama ini penyaluran dari kalangan guru sudah berjalan, tetapi belum diformalkan.

"Target tahun ini kita akan mengajak guru-guru agar bisa menyalurkan infak sedekahnya melalui BAZNAS. Ini bentuk baru, selama ini sudah ada tapi belum tertulis. Sekarang kita formalkan agar penyaluran zakat, infak, dan sedekah ASN bisa lebih optimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujar Ridwan.

Wali Kota: Kolaborasi Dorong Pemberdayaan Ekonomi Warga

Wali Kota Palembang Ratu Dewa menilai kerja sama dengan BAZNAS sebagai langkah mengoptimalkan penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah, khususnya dari kalangan ASN.

"Kami berharap kolaborasi tersebut dapat memberikan kontribusi terhadap program pembangunan pemerintah daerah sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat," katanya.

Dengan penguatan kerja sama ini, BAZNAS Kota Palembang berharap penghimpunan dana infak dan sedekah meningkat. Manfaatnya diharapkan menjangkau lebih banyak warga, terutama kelompok yang paling membutuhkan.

Follow sumseloke.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumselupdate.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks