MUARA ENIM — Corporate Secretary PTBA Eko Prayitno menyampaikan apresiasi atas pencapaian HBAP dalam ajang tersebut. Menurutnya, penghargaan itu mencerminkan komitmen HBAP mendorong inovasi dan peningkatan kinerja operasional, sekaligus memperkuat kontribusi dalam mendukung ketahanan energi nasional.
"Kami mengapresiasi pencapaian HBAP yang berhasil meraih dua penghargaan di Asian Power Awards 2026. Prestasi ini menunjukkan bahwa inovasi dan perbaikan berkelanjutan merupakan faktor penting dalam meningkatkan efisiensi serta menjaga keandalan pembangkit. Kami berharap pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan," ujar Eko.
Inovasi di Balik Dua Penghargaan PLTU Sumsel-8
Penghargaan Asian Power Awards 2026 diberikan atas inovasi bertajuk "Transforming Low Load Operation Challenges Through Innovative Auxiliary System Control". Inovasi tersebut berfokus pada optimalisasi sistem kontrol peralatan bantu pembangkit saat beroperasi pada kondisi beban rendah.
Pengembangan inovasi ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mempertahankan keandalan pembangkit. Dengan begitu, pembangkit tetap mampu bekerja optimal meski dioperasikan di bawah kapasitas normal.
Kolaborasi Tim HBAP Jadi Kunci
Site General Manager HBAP Gusti Anggara menyebut pencapaian ini sebagai hasil kolaborasi dan kerja keras seluruh tim dalam mengembangkan solusi inovatif untuk menjawab tantangan operasional.
"Penghargaan ini merupakan hasil kolaborasi dan inovasi seluruh tim HBAP. Kami terus berupaya mengoptimalkan kinerja pembangkit melalui pengembangan teknologi dan perbaikan berkelanjutan agar operasional semakin efisien dan andal," ujar Gusti.
Sinergi PTBA-HBAP untuk Keandalan Pasokan Listrik
PTBA merupakan anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID. Dalam sinergi di sektor energi, PTBA memandang inovasi dan peningkatan kinerja operasional sebagai aspek penting untuk mendukung keandalan pasokan listrik.
Pengelolaan PLTU Sumsel-8 oleh HBAP menjadi bagian dari rantai pasok energi yang menghubungkan pasokan batu bara PTBA dengan kebutuhan listrik. Pengakuan di tingkat Asia itu menambah catatan kinerja operasional pembangkit di wilayah Muara Enim, Sumatera Selatan.