Pencarian

BMKG Prediksi 7 Wilayah Masih Diguyur Hujan di Tengah El Nino, Ini Daftarnya

Jumat, 28 Agustus 2026 • 10:53:31 WIB
BMKG Prediksi 7 Wilayah Masih Diguyur Hujan di Tengah El Nino, Ini Daftarnya
Petugas memantau kondisi cuaca di tengah peringatan dini BMKG terkait potensi hujan di sejumlah wilayah Indonesia.

SUMATERA SELATAN — BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca terbaru di tengah musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Nino kategori sangat kuat. Meski curah hujan rendah mendominasi hampir seluruh wilayah Indonesia, masyarakat di sejumlah provinsi tetap perlu mewaspadai potensi hujan yang dapat turun secara tiba-tiba.

Wilayah Berpotensi Hujan dan Angin Kencang

Berdasarkan analisis dinamika atmosfer, BMKG mencatat potensi hujan dengan durasi singkat dan sporadis berpeluang terjadi di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua. Daerah yang masuk daftar potensi hujan pada hari ini meliputi Aceh, Sumatra Utara, Lampung, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.

Selain hujan, BMKG juga mengeluarkan peringatan potensi angin kencang yang tersebar di 11 provinsi. Wilayah tersebut antara lain Aceh, Banten, Jawa Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, dan Papua Selatan.

Pemicu Hujan di Tengah Kekeringan

Kepala BMKG menjelaskan bahwa pembentukan awan hujan terjadi karena adanya aktivitas MJO yang diprakirakan aktif pada 28-29 Agustus 2026 di pesisir utara Aceh, Selat Malaka bagian utara, Kepulauan Aru, Laut Arafuru bagian tengah hingga timur, serta Papua Selatan.

"Kondisi atmosfer tersebut menyebabkan sejumlah wilayah di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua dan perairan sekitarnya masih berpotensi hujan dengan intensitas bervariasi dan sporadis serta durasi singkat, meskipun El Nino sangat kuat dan IOD positif yang mendukung kecenderungan kondisi kering masih terjadi," ujar BMKG dalam keterangan resminya, Kamis (27/8).

Faktor lain yang mendukung adalah terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi di Laut Andaman, Selat Makassar, hingga perairan Samudra Pasifik di sekitar Papua. Kondisi ini meningkatkan pengumpulan dan pengangkatan massa udara yang memicu pertumbuhan awan hujan secara lokal.

Proyeksi Curah Hujan hingga September 2026

BMKG memproyeksikan curah hujan pada periode Agustus III hingga September II 2026 berada di kategori rendah hingga menengah, sekitar 0-150 mm per dasarian. Curah hujan rendah masih mendominasi Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian besar Kalimantan dan Sulawesi, Maluku, serta sebagian Papua.

Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem meski intensitasnya rendah. Sementara itu, pemerintah daerah di daerah rawan kekeringan diharapkan terus mengantisipasi dampak El Nino terhadap ketersediaan air bersih dan sektor pertanian.

Follow sumseloke.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks