PALEMBANG — Kompetisi pencarian bakat dangdut di Palembang memasuki babak krusial. Gelombang perdana Audisi Tahap I Bintang Dangdut Plus Palembang 2026 akan digelar Senin, 3 Agustus 2026, dan diikuti 43 peserta yang telah memastikan diri ambil bagian.
Berbeda dari ajang serupa, para peserta pada tahap ini tidak akan diiringi musik. Mereka diwajibkan membawakan satu lagu dangdut secara akapela sesuai nomor urut undian.
Format tersebut dipilih panitia agar kemampuan vokal, karakter suara, dan penghayatan peserta bisa dinilai lebih objektif. Tidak ada alat musik pengiring yang berpotensi menutupi kelemahan teknik bernyanyi.
Dua Gelombang Menuju Seleksi 20 Besar
Audisi Tahap I terbagi dalam dua jadwal, yakni 3 Agustus dan 8 Agustus 2026. Peserta dari kedua gelombang yang memenuhi standar penilaian juri akan melaju ke Audisi Tahap II atau Seleksi 20 Besar pada pertengahan Agustus mendatang.
Ketua Kerukunan Keluarga Pedangdut Palembang (KKPP), M. Ridwan, menyebut ajang ini bukan sekadar kompetisi. Ia menegaskan Bintang Dangdut Plus dirancang sebagai wadah pembinaan bagi penyanyi muda Sumatera Selatan.
“Besok menjadi awal perjalanan para peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Kami mengapresiasi antusias seluruh peserta dan berharap mereka tampil percaya diri serta mampu menampilkan karakter vokal masing-masing,” ujarnya.
Lima Aspek Penilaian yang Menentukan Langkah Peserta
Ketua Dewan Kesenian Palembang, M. Nasir, memastikan proses penjurian berjalan profesional dan transparan. Menurutnya, penilaian mengacu pada lima aspek utama yang telah ditetapkan panitia.
“Penilaian dilakukan secara profesional dengan melihat teknik vokal, karakter, penghayatan, penampilan, dan improvisasi. Kami berharap seluruh peserta menikmati proses ini dan menjadikannya sebagai pengalaman berharga, bukan sekadar perlombaan,” katanya.
Ketua Panitia Pelaksana Bintang Dangdut Plus Palembang 2026, Abu Bakar, menambahkan bahwa kompetisi ini sengaja dirancang berjenjang. Tujuannya untuk menjaring penyanyi yang tidak hanya unggul secara vokal, tetapi juga siap tampil sebagai entertainer di atas panggung.
“Peserta yang lolos dari dua gelombang Audisi Tahap I akan melanjutkan ke Audisi Tahap II atau Seleksi 20 Besar yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Agustus,” jelasnya.
Mencetak Talenta Muda dan Melestarikan Dangdut
Acara ini diharapkan menjadi ruang lahirnya talenta-talenta baru musik dangdut dari Sumatera Selatan. Lebih dari itu, kompetisi ini juga menjadi bagian dari upaya pelestarian musik dangdut sebagai kekayaan budaya populer Indonesia.
Rencananya, pembukaan acara akan dilakukan oleh Staf Ahli Walikota Palembang Bidang Pemerintahan, Sosial, dan Kemasyarakatan, M. Sadruddin Hadjar, S.Sos., M.Si., mewakili Walikota Palembang.