Pencarian

Macet Jalintim Palembang-Betung Makin Parah, Perjalanan Sekayu-Palembang Membengkak Jadi 9 Jam

Sabtu, 01 Agustus 2026 • 10:54:02 WIB
Macet Jalintim Palembang-Betung Makin Parah, Perjalanan Sekayu-Palembang Membengkak Jadi 9 Jam
Antrean kendaraan terpantau memanjang dari Terminal Alang-Alang Lebar menuju arah Pangkalan Balai, Palembang, Sabtu (1/8/2026).

PALEMBANG — Titik kemacetan di Jalintim Palembang-Betung tidak lagi hanya terjadi di wilayah Kabupaten Banyuasin. Pantauan di lapangan, Sabtu (1/8/2026), antrean kendaraan roda empat sudah memanjang dari Jl Gubernur Ali Amin di kawasan Terminal Alang-Alang Lebar, Palembang, menuju arah Pangkalan Balai.

Puluhan truk dan tronton terpaksa merayap pelan atau berhenti total sebelum memasuki gerbang terminal, tepatnya beberapa puluh meter dari SPBU Ganefo Rohim. Kondisi ini membuat akses masuk menuju Pasar Alang-Alang Lebar yang berada di belakang terminal ikut terganggu.

Kendaraan Tak Lagi Merayap, Harus Menunggu Bergiliran

Kepadatan di titik ini bukan sekadar lambat. Pengendara yang hendak melintas menuju Pasar Alang-Alang Lebar harus berhenti beberapa menit sebelum akhirnya bisa bergerak kembali. Titik tersendat berada di Km 18, atau di kawasan markas Batalyon Arhanud.

Informasi yang dihimpun di lapangan, pengerjaan perbaikan jalan dilakukan dengan menutup sisi kiri dan kanan secara bergantian. Sistem buka-tutup satu jalur inilah yang membuat volume kendaraan menumpuk di kedua arah, baik dari Palembang maupun dari arah Pangkalan Balai.

Waktu Tempuh Sekayu-Palembang Membengkak Tiga Kali Lipat

Dampak paling terasa dialami warga yang setiap pekan menempuh jalur ini. Johan, PNS Pemkab Muba, mengaku terjebak macet hampir enam jam di Jalintim Palembang-Betung pada Kamis (30/7/2026) malam. Ia meninggalkan Sekayu pukul 15.00 WIB dan baru tiba di Palembang pukul 24.00 WIB.

"Kami ninggalke Sekayu jam 15.00, sampai ke Palembang jam 24.00," kata Johan kepada SUMEKS.CO.

Padahal, dalam kondisi normal, perjalanan darat Sekayu-Palembang hanya memakan waktu sekitar tiga jam. Pembengkakan waktu tempuh hingga tiga kali lipat ini dinilai sangat merugikan, terutama bagi pekerja, pengusaha, dan keluarga yang bergantung pada mobilitas harian di jalur tersebut.

Keluhan Warga: "Harus Dikebut Perbaikannya"

Kekesalan juga disampaikan Feri, pengendara yang melintas di kawasan Terminal Alang-Alang Lebar. Ia menilai kemacetan yang tadinya hanya terjadi di wilayah Banyuasin kini sudah merambat masuk ke Palembang, menandakan penanganan di lapangan belum efektif.

"Harus dikebut perbaikan jalannyo, dak nyusahke wong banyak," keluh Feri.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Selatan maupun Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga terkait target penyelesaian perbaikan di Km 18 Jalintim Palembang-Betung. Warga berharap pengerjaan dipercepat dan rekayasa lalu lintas diperbaiki agar antrean panjang tidak terus berulang setiap hari.

Follow sumseloke.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumeks.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks