PALEMBANG — Pembalap kawakan Gery Salim akhirnya mencatatkan podium perdananya di musim ini. Ia finis di posisi ketiga pada sesi Superpole Race kelas Nasional Sport 250cc menggunakan Honda CBR250RR. Hasil ini menjadi pelepas dahaga setelah beberapa seri sebelumnya belum membuahkan hasil maksimal.
Gery Salim: "Progres yang Cukup Baik"
"Alhamdulillah kerja keras tim cukup bagus, saya sudah berupaya untuk memberikan yang terbaik untuk tim dan saya berhasil podium 3 pada sprint race kelas NS250cc," ujar Gery dalam keterangan resmi tim. Ia optimistis di putaran berikutnya torehannya bisa lebih baik lagi.
Dominasi ART tak hanya di kelas utama. Di kelas Junior Sport 250cc U-18, tiga pembalap muda tim menunjukkan performa impresif. Nabil Zahsena menjadi jawara di race pertama, sementara Bintang Pranata Sukma melengkapi podium ketiga. "Fight yang cukup seru pada seri kali ini, dan alhamdulillah Nabil bisa amankan posisi meski sempat beberapa kali mencoba masuk sempat gagal," kata Nabil.
Bintang dan Azel Mendominasi Dua Kelas Sekaligus
Pada race kedua kelas Junior Sport 250cc U-18, giliran Bintang Pranata Sukma dan Ahmad Azel Savero yang finish terdepan. Bintang mengaku adaptasi dengan motor Honda CBR250RR berjalan singkat. "Masuk di kelas Junior Sport 250cc U-18 ini adalah kali pertama saya menggunakan basic Honda CBR 250RR, adaptasi yang cukup singkat dan alhamdulillah saya berhasil membuktikan untuk menjadi yang terbaik," ungkapnya.
Azel yang finis kedua mengakui ada sedikit kesalahan di lap terakhir. "Cukup seru untuk race 2 kelas Junior 250cc, sayangnya saya melakukan sedikit kesalahan yang membuat gap dengan Bintang rekan satu tim menjadi jauh. Sebagai evaluasi dan pembelajaran, seri selanjutnya harus bisa lebih baik," imbuhnya.
Duet Bintang dan Resky Kokoh di Kelas ITC
Kelas Indonesia Talent Cup (ITC) juga tak luput dari dominasi ART. Menggunakan motor Honda CBR150R, tiga pembalap tim—Ahmad Azel Savero, Bintang Pranata, dan Resky Yusuf—berhasil menyumbang podium. Di race pertama, Azel yang start dari grid belakang akibat kesalahan di kualifikasi tetap mampu finis kedua.
Pada race kedua, giliran Bintang yang menjadi juara satu. "Pada race 1 saya memang melakukan kesalahan dan membuat gagal naik podium, maka dari itu saya sudah optimis bisa podium saat race 2 dan alhamdulillah sudah saya buktikan dengan menjadi juara 1 pada kelas tersebut," kata Bintang.
Sementara itu, Resky Yusuf yang masih dalam kondisi cedera bahu usai kecelakaan di TTC Sirkuit Sepang tetap tampil garang. "Syukur alhamdulillah cedera bahu saya masih bisa digunakan untuk balap, saya sendiri berupaya keras supaya poin di kelas ITC bisa lebih maksimal," ujar Resky. Ia mengaku akan absen di seri penutup karena bentrok jadwal dengan seri ATC Qatar, sehingga berharap poin yang sudah dikumpulkan cukup untuk mengamankan posisi.