PALEMBANG — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan mencatat penambahan daerah siaga karhutla di wilayahnya. Kabupaten Lahat menjadi wilayah ke-11 yang menetapkan status tersebut, menyusul daerah lain yang sudah lebih dulu siaga.
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, mengatakan penetapan status ini terus bertambah seiring meningkatnya kewaspadaan pemda terhadap potensi kebakaran. "Termasuk bagi daerah yang tidak rawan, kita harapkan juga menetapkan status siaga ini," ujarnya.
Daftar 11 Daerah Siaga Karhutla
Dengan bergabungnya Kabupaten Lahat, berikut 11 daerah di Sumsel yang telah menetapkan status siaga darurat karhutla:
- Kabupaten Lahat
- Kabupaten Musi Banyuasin
- Kabupaten Banyuasin
- Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI)
- Kabupaten Ogan Ilir
- Kabupaten Muara Enim
- Kabupaten Musi Rawas
- Kabupaten Musi Rawas Utara
- Kabupaten Empat Lawang
- Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
- Kota Palembang
Bukan Sekadar Formalitas, Ini Fungsi Status Siaga
Status siaga darurat bukan sekadar formalitas administratif. Penetapan ini menjadi dasar hukum bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan secara menyeluruh. Dengan status tersebut, pemda memiliki legitimasi untuk bergerak lebih cepat dan terkoordinasi dalam merespons potensi kebakaran.
BPBD Sumsel tidak hanya fokus pada daerah yang sudah rawan karhutla. Mereka juga mendorong wilayah lain agar segera menetapkan status siaga sebagai langkah antisipasi dini. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah keterlambatan penanganan apabila kebakaran tiba-tiba terjadi di wilayah yang sebelumnya tidak terdeteksi sebagai daerah rawan.
Imbauan untuk Masyarakat: Jangan Bakar Lahan
Selain kesiapan pemerintah, BPBD Sumsel menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah karhutla. Salah satu imbauan utama adalah tidak membuka lahan dengan cara membakar. Aktivitas pembakaran lahan dinilai sangat berisiko, terutama ketika kondisi cuaca mulai kering menjelang puncak musim kemarau.
Sudirman menegaskan bahwa api yang awalnya kecil dapat dengan cepat meluas dan sulit dikendalikan. Pencegahan merupakan langkah paling efektif untuk menekan potensi karhutla di Sumatera Selatan.