Pencarian

Hari Tanpa Hujan di Sumsel Makin Panjang, Operasi Modifikasi Cuaca Mulai Dijalankan untuk Atasi Karhutla

Senin, 20 Juli 2026 • 17:21:31 WIB
Hari Tanpa Hujan di Sumsel Makin Panjang, Operasi Modifikasi Cuaca Mulai Dijalankan untuk Atasi Karhutla
Operasi modifikasi cuaca mulai dijalankan di Sumatera Selatan untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan di tengah defisit hujan yang meluas.

PALEMBANG — Operasi modifikasi cuaca (OMC) kembali menjadi salah satu andalan pemerintah dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan. Namun, pelaksanaannya tahun ini menghadapi tantangan berat karena hampir seluruh wilayah di provinsi itu mengalami defisit hujan.

"Semua upaya pencegahan dan pemadaman ini menjadi rangkaian yang tidak terputus. OMC hanya satu bagian dari rangkaian itu," ujar Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Kemenhut Wilayah Sumatera, Ferdian Kristanto, Senin (20/7/2026).

Lokasi Penyemaian Tergantung Awan Potensial

Ferdian menjelaskan, penyemaian awan tidak bisa dilakukan di sembarang tempat. Tim OMC harus memetakan lokasi yang memiliki awan potensial terlebih dahulu sebelum menentukan titik operasi. Hal ini membuat sasaran operasi tidak selalu berada di wilayah yang sedang terbakar.

"Untuk modifikasi cuaca tentunya tidak hanya di OKI. Semua lokasi rawan bisa menjadi sasaran dengan catatan ada awan potensial," jelasnya.

Berdasarkan data BMKG, hampir seluruh kabupaten/kota di Sumsel saat ini telah mengalami hari tanpa hujan yang cukup panjang. Kondisi itu menjadi tantangan tersendiri karena keberadaan awan menjadi faktor utama keberhasilan penyemaian.

Fokus Operasi Bisa Berpindah ke Musi Rawas dan Lahat

Fleksibilitas menjadi kunci dalam pelaksanaan OMC. Tim di lapangan terus memantau pergerakan awan dan siap mengarahkan pesawat ke wilayah yang memiliki potensi hujan tertinggi, meskipun daerah tersebut tidak masuk dalam zona darurat karhutla.

"Hari ini misalnya, awan hanya ada di sekitar Musi Rawas dan Lahat, sehingga bisa saja nanti diarahkan ke sana," ungkap Ferdian.

OMC Hanya Satu Bagian dari Rangkaian Penanganan Karhutla

Meski OMC menjadi perhatian publik, pemerintah tidak hanya mengandalkan teknologi modifikasi cuaca. Sejumlah langkah deteksi dini dan pencegahan juga terus dijalankan secara paralel.

Patroli darat dilakukan untuk mendeteksi potensi kebakaran dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Selain itu, patroli udara, pemantauan titik panas (hotspot), monitoring tinggi muka air tanah (TMAT), hingga prediksi cuaca dari BMKG juga menjadi bagian dari strategi pencegahan.

"Semua upaya pencegahan dan pemadaman ini menjadi rangkaian yang tidak terputus. OMC hanya satu bagian dari rangkaian itu," tegas Ferdian.

Bagikan
Sumber: sumsel.idntimes.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks