PALEMBANG — BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Sumatera Selatan, Jumat (17/1/2026). Sebagian besar wilayah provinsi diprakirakan berawan hingga hujan ringan, namun dua kabupaten mendapat perhatian khusus karena potensi hujan petir.
Jam Berapa Potensi Hujan Petir di Musi Rawas?
Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan petir diprediksi terjadi sekitar pukul 01.00 WIB di Kabupaten Musi Rawas dan Musi Rawas Utara. Setelah itu, kedua wilayah masih berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang menjelang pagi.
Kondisi ini dapat disertai kilat dan angin kencang sesaat. BMKG mengimbau masyarakat menghindari aktivitas di ruang terbuka ketika hujan disertai petir terjadi serta mewaspadai pohon tumbang dan genangan di sejumlah titik.
Daerah Lain yang Waspada Hujan Ringan hingga Sedang
Selain dua wilayah tersebut, sejumlah daerah lain juga diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada siang, malam, dan dini hari. Empat Lawang diperkirakan mengalami hujan sejak siang hingga sore, kemudian kembali turun pada malam dan dini hari.
Lahat, Muara Enim, Musi Banyuasin, Lubuk Linggau, Pagar Alam, OKU Selatan, serta PALI juga berpotensi diguyur hujan pada beberapa periode waktu. Sementara itu, Palembang, Banyuasin, Prabumulih, Ogan Ilir, dan OKI cenderung cerah berawan sepanjang hari.
Suhu Udara Capai 34 Derajat Celsius di Wilayah Ini
BMKG mencatat suhu udara di Sumatera Selatan berkisar antara 15 hingga 34 derajat Celsius. Suhu terendah diprakirakan terjadi di kawasan dataran tinggi seperti Lahat, Pagar Alam, Muara Enim, dan Empat Lawang yang mencapai sekitar 15–16 derajat Celsius.
Suhu tertinggi mencapai 34 derajat Celsius diprakirakan terjadi di Kabupaten Lahat. Kecepatan angin umumnya berada pada kisaran 9–29 kilometer per jam dengan tingkat kelembapan udara mencapai 50–100 persen.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau pembaruan prakiraan cuaca melalui kanal resmi di website bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, atau media sosial @infocuacasumsel.