PALEMBANG — BMKG mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat Sumsel untuk mewaspadai cuaca panas yang diprakirakan terjadi sepanjang hari ini. Suhu maksimum mencapai 34 derajat Celsius di Palembang, Banyuasin, Prabumulih, Muara Enim, OKI, OKU Timur, dan PALI. Kondisi ini meningkatkan risiko karhutla, terutama di area lahan gambut dan perkebunan yang rentan terbakar.
Suhu Panas dan Kelembapan Rendah Picu Risiko Kebakaran
BMKG mencatat suhu udara di Sumsel hari ini berkisar antara 19 hingga 34 derajat Celsius. Di Palembang, kelembapan udara berada di angka 47–86 persen, dengan kecepatan angin sekitar 15 kilometer per jam. Kombinasi suhu tinggi dan kelembapan rendah pada siang hari menjadi faktor utama yang perlu diantisipasi.
"Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terutama di tengah kondisi cuaca yang panas dan kering," demikian pernyataan resmi BMKG yang dikutip dari keterangannya.
Hujan Ringan Hanya di Dua Wilayah
Meski secara umum cuaca cerah berawan, hujan ringan diprediksi turun di Kota Pagar Alam pada sore hari. Sementara itu, Kabupaten Musi Rawas Utara berpotensi diguyur hujan ringan pada malam hari. Wilayah lainnya, termasuk Palembang, diprakirakan tetap berawan hingga cerah berawan tanpa potensi hujan signifikan.
BMKG memastikan tidak ada cuaca ekstrem yang melanda Sumsel hari ini. Namun, masyarakat tetap diminta waspada terhadap perubahan kondisi cuaca mendadak, terutama di daerah dataran tinggi seperti Pagar Alam.
Info Cuaca Terkini Bisa Diakses Melalui Aplikasi dan Medsos
BMKG mengimbau warga untuk selalu memantau perkembangan cuaca terkini sebelum beraktivitas. Informasi dapat diakses melalui situs resmi bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, serta akun media sosial @infocuacasumsel.
Pantauan cuaca secara real-time ini penting, terutama bagi petani, nelayan, dan masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana. Dengan informasi yang akurat, risiko dampak cuaca buruk bisa diminimalkan.