PALEMBANG — Rasa mulas mulai dirasakan Sarah Dwi Murtina saat suara takbir masih menggema di Hari Raya Idul Fitri. Di tengah suasana libur nasional, ibu hamil berusia 37 tahun itu justru menjalani persalinan normal anak pertamanya di klinik pratama mitra BPJS Kesehatan Kantor Cabang Palembang.
“Saya sempat berpikir, takut ada kendala karena masih suasana hari pertama Idul Fitri. Ternyata bidannya tetap siap membantu. Alhamdulillah proses persalinan berjalan lancar dan yang membuat saya lega, dari awal kontrol sampai melahirkan tidak ada biaya tambahan sama sekali,” ujarnya.
Posisi Janin Sungsang Terdeteksi Sejak Dini
Sarah mengaku rutin memeriksakan kehamilannya di klinik tempat ia terdaftar sebagai peserta JKN. Seluruh layanan diberikan sesuai kebutuhan medis tanpa kendala berarti. Memasuki usia kehamilan delapan bulan, hasil pemeriksaan justru menunjukkan posisi janin dalam keadaan sungsang.
Kondisi itu sempat membuatnya cemas. Dokter yang menangani langsung menjelaskan kondisi bayi dan meminta Sarah berkonsultasi dengan bidan jejaring. “Saya mengikuti semua anjuran yang diberikan, termasuk rutin melakukan senam hamil. Syukur alhamdulillah, beberapa waktu kemudian posisi bayi sudah kembali normal sehingga saya bisa melahirkan secara normal,” katanya.
Pendampingan Tenaga Kesehatan Kurangi Kecemasan Ibu Hamil
Menurut Sarah, pendampingan tenaga kesehatan membuatnya lebih tenang menghadapi masa-masa akhir kehamilan. Setiap pertanyaan dijawab dengan jelas, sementara kondisi ibu dan janin terus dipantau hingga waktu persalinan tiba. Pengalaman ini menjadi bukti bahwa pelayanan kesehatan tidak berhenti meski berlangsung pada hari libur nasional.
Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 3 Tahun 2023 tentang Standar Tarif Pelayanan Kesehatan dalam Penyelenggaraan Program JKN, pelayanan masa hamil atau ante natal care bisa dilakukan oleh dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama (FPKTP) atau bidan jejaring dari FPKTP tersebut. Bagi peserta JKN, layanan tetap dapat diakses sesuai indikasi medis melalui fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Pemeriksaan Rutin Bantu Deteksi Dini Risiko Kehamilan
Sarah berharap semakin banyak masyarakat memanfaatkan layanan pemeriksaan kehamilan secara rutin sejak dini. Menurutnya, pemeriksaan berkala membantu mendeteksi lebih awal apabila terdapat kondisi yang memerlukan penanganan. “Kalau waktu itu saya tidak rutin kontrol, mungkin posisi bayi sungsang baru diketahui menjelang persalinan. Karena diperiksa sejak awal dan mengikuti arahan tenaga kesehatan, semuanya bisa ditangani dengan baik,” tuturnya.
Baginya, layanan JKN bukan hanya membantu meringankan biaya persalinan, tetapi juga menghadirkan ketenangan selama menjalani masa kehamilan hingga proses kelahiran. Kepastian memperoleh pelayanan tanpa biaya tambahan sesuai ketentuan membuatnya dapat lebih fokus menjaga kesehatan diri dan calon buah hati. “Sebagai peserta JKN, saya merasa lebih tenang karena akses layanan kesehatan menjadi lebih mudah. Terima kasih untuk BPJS Kesehatan, semoga dapat terus menghadirkan pelayanan yang berkualitas,” tutup Sarah.