PALEMBANG — Rumah harus menjadi tempat lahirnya generasi yang berakhlak mulia, mencintai Al-Quran, menghormati orang tua, serta memiliki semangat gotong royong. Hal itu disampaikan Ketua TP PKK Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, di tengah perayaan Tahun Baru Islam yang digelar di Kota Palembang.
"Keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia," kata Dewi dalam keterangannya, Senin.
Momentum Muharram untuk Berhijrah
Menurut Dewi, pergantian tahun dalam kalender Islam bukan sekadar perubahan angka. Ia mengajak masyarakat menjadikan 1 Muharram sebagai waktu untuk melakukan muhasabah, memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
"Momentum Tahun Baru Islam bukan sekedar pergantian penanggalan, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus berhijrah menuju kehidupan yang lebih baik, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun bermasyarakat," ujarnya.
Santunan untuk 250 Anak Yatim
Dalam kegiatan The Spectacular of Muharram, Yayasan Abul Yatama menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim binaan. Project Manager acara, Hanna Alijuban, menyebutkan total 250 anak yatim mendapatkan pembinaan dari yayasan tersebut.
Mereka menerima santunan berupa uang tunai Rp1.000.000, perlengkapan sekolah, paket alat mandi, makanan, snack, serta paket sembako berisi kebutuhan pokok.
Hanna menambahkan, masih ada sekitar 700 anak yang telah terdata dan menunggu untuk bergabung dalam program yayasan. Program santunan ini tidak hanya digelar pada bulan Muharram, tetapi juga rutin setiap Ramadhan.
Rumah Asuh bagi Anak Yatim Berprestasi
Yayasan Abul Yatama saat ini tengah menyiapkan pembangunan rumah asuh. Fasilitas ini direncanakan menjadi pusat pembinaan bagi anak-anak yatim berprestasi di Kota Palembang.
"Program ini diharapkan mampu memberikan pendampingan pendidikan hingga beasiswa ke jenjang perguruan tinggi," ungkap Hanna.
Melalui kegiatan ini, Dewi Sastrani berharap masyarakat semakin mencintai Rasulullah, memperbanyak shalawat, serta mempererat persaudaraan. Santunan kepada anak yatim, kata dia, merupakan bentuk nyata kasih sayang yang diajarkan dalam Islam.